banner 728x250
News  

Anggaran Ciamis Cekak, Bupati Pasang Badan Perjuangkan Nasib PPPK

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Nasib PPPK Ciamis, Di tengah kondisi anggaran daerah yang sedang tidak baik-baik saja, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya membawa angin segar bagi para tenaga kesehatan (nakes).

Ia menjamin akan terus memperjuangkan nasib tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayahnya.

banner 325x300

​Hal itu ditegaskan Herdiat saat menghadiri Halalbihalal dan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Aula Dinas Kesehatan Ciamis, Kamis (16/4/2026).

Herdiat menyadari, sektor kesehatan adalah pelayanan vital yang tidak boleh dikorbankan.

​”Tenaga guru dan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan. Tidak perlu khawatir, akan terus kita perjuangkan (nasibnya),” ujar Herdiat yang disambut tepuk tangan ratusan nakes yang hadir.

​Blak-blakan Soal Kondisi APBD

​Kemudian, Herdiat juga secara terbuka memaparkan kondisi dapur keuangan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Saat ini, APBD Ciamis sedang menyusut akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi.

Hal inilah yang memicu tingginya persentase belanja pegawai. Namun, ia meminta para aparatur tidak berkecil hati.

Meski secara angka berada di posisi bawah di Jawa Barat, Ciamis punya modal sosial yang jauh lebih mahal.

​”Walaupun anggaran terbatas, kita memiliki kekuatan besar yang tidak terukur, yaitu gotong royong masyarakat. Itulah kekuatan utama kita,” tegasnya.

​Sentilan ‘Jangan Minta Dilayani’

​Di sisi lain, Herdiat juga memberikan peringatan keras kepada jajarannya.

Ia tak ingin keterbatasan anggaran menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga meminta nakes tetap bekerja dengan hati dan penuh keikhlasan.

​”Kita ini adalah pelayan masyarakat. Jangan sekali-kali kita minta dilayani! Fokuslah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Penghargaan itu hanyalah bonus,” cetusnya.

​Target Ciamis Bebas BABS

​Selain soal kesejahteraan nakes, momentum ini juga menandai babak baru kesehatan lingkungan di Ciamis.

Melalui deklarasi ODF, Pemkab Ciamis juga berkomitmen menghapus kebiasaan buang air besar sembarangan.

​Herdiat menginstruksikan seluruh Kepala Puskesmas untuk menjadi garda terdepan dalam mengedukasi warga. Ia tidak ingin deklarasi ini hanya berakhir sebagai simbol di atas kertas.

​”Saya minta seluruh jajaran kesehatan terus mengedukasi masyarakat. Jangan sampai mereka kembali ke kebiasaan lama (BABS). Kita harus konsisten menjaga pola hidup bersih,” pungkasnya.

​Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Ciamis, Rizali Sofiyan, menyebut kegiatan ini merupakan langkah untuk memperkuat kekompakan 200 elemen kesehatan di Ciamis, mulai dari direktur RSUD, camat, hingga organisasi profesi, demi pelayanan yang lebih solid ke depannya

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *