banner 728x250

Anfa FC, Klub Sepak Bola Sukamaju yang Bertahan Tanpa Kandang dan Kostum Resmi

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Di balik semangat pemuda Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, berdiri sebuah klub sepak bola yang mampu bertahan melintasi zaman. Namanya Anfa FC, klub sederhana tanpa manajemen formal, tanpa sponsor, bahkan tanpa seragam resmi, namun tetap eksis sejak 2010 hingga hari ini.

Ketika ditemui di Lapangan Sepak Bola Desa Utama usai pertandingan, Selasa (15/7/2025), Wawan, pembina Anfa FC, menceritakan perjalanan panjang klub yang ia bina bersama para pemuda desa.

banner 325x300

“Awalnya ini hanya kumpulan anak-anak yang hobi bola. Dari situ tumbuh jadi komunitas yang serius main bola, meskipun sampai sekarang kami belum punya lapangan tetap di desa,” ungkap Wawan.

Berjuang Tanpa Kandang

Yang unik dari Anfa FC adalah mereka tidak pernah bermain di kandang sendiri.

Alasannya sederhana namun menyedihkan: tidak ada lapangan yang layak di Desa Sukamaju.

Untuk latihan pun mereka hanya mengandalkan lapangan Cipaku, itupun kondisinya jauh dari ideal.

Wawan, pembina Anfa FC
Wawan, pembina Anfa FC

“Rumputnya tinggi, jaring gawangnya sudah nggak ada. Tapi anak-anak tetap semangat. Mereka bahkan sering kerja bakti sendiri sekadar bersihin lapangan,” tutur Wawan dengan nada bangga.

Mereka berlatih rutin, meskipun tidak ada kompetisi resmi di desa.

Sejak 2015, tidak ada lagi turnamen antar RW di momen Hari Kemerdekaan karena insiden keributan yang menyebabkan pihak desa berhenti menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Bertahan dengan Modal Semangat

Meski tanpa kompetisi, semangat anak-anak muda Sukamaju tidak pernah padam. Justru itu yang membuat Wawan terpacu terus membimbing mereka.

“Anak-anak punya harapan besar. Makanya saya tetap dampingi walaupun tanpa fasilitas. Kami belum punya kostum tim, saat tanding pakai rompi seadanya. Bola pun kadang pinjam,” katanya.

Klub Sepak Bola Anfa FC Sukamaju juga belum memiliki struktur manajemen. Semuanya murni karena kecintaan terhadap sepak bola.

Tidak ada pelatih resmi, tidak ada jadwal ketat, dan tidak ada pendanaan.

Wawan berharap ada pihak-pihak yang mau membantu.

“Setidaknya ada yang peduli kasih kaus tim dan bola. Biar semangat mereka tetap menyala dan sepak bola di Ciamis, khususnya Sukamaju, bisa berkembang,” harapnya.

Mimpi yang Masih Menyala

Di antara lapangan seadanya, anak-anak yang berseragam campur aduk, dan semangat yang tak pernah surut.

Anfa FC menunjukkan bahwa sepak bola bukan sekadar pertandingan, tapi juga semangat kolektif membangun harapan.

Wawan dan para pemuda Sukamaju terus bermimpi suatu hari nanti mereka bisa bermain di kandang sendiri, mengenakan seragam tim, dan mewakili desanya di kompetisi resmi.

Bukan tidak mungkin, dari desa kecil ini lahir pemain besar asal ada yang melihat dan peduli.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *