kondusif.inewsciamis.com/, Misteri Lailatul Qadar, Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan dan lebih baik dari seribu bulan. Umat Islam berlomba-lomba mencarinya karena pahala ibadah di malam tersebut sangat besar, lebih baik dari ibadah selama 83 tahun lebih.
Ada Apa dengan Malam Lailatul Qadar?
Ustadz Rifai menjelaskan bahwa Lailatul Qadar adalah malam turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
“Allah SWT juga menurunkan para malaikat untuk membawa ketenangan dan keberkahan bagi orang-orang yang beribadah di malam tersebut,” kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (26/3/2025).
Bagaimana Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar?
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa Beberapa tanda yang disebutkan dalam hadis mengenai malam Lailatul Qadar diantaranya.
Pertama, malamnya tenang, tidak panas dan tidak dingin.
Kemudian, cahaya bulan tampak lebih terang dan bersinar lebih lembut.
Selanjutnya, udara di pagi harinya terasa sejuk dan damai.
Lalu, matahari terbit tanpa sinar yang menyilaukan.
Kemudian, Ustadz Rifai menjelaskan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, saat malam tersebut.
“Salat malam (Tahajud dan Witir), membaca Al-Qur’an, bersedekah, berzikir dan berdoa, memperbanyak istighfar dan taubat, memperbanyak i’tikaf di masjid,” jelasnya.
Penjelasan Misteri Lailatul Qadar dalam Al-Qur’an
Allah SWT juga menjelaskan keutamaan malam Lailatul Qadar dalam Surah Al-Qadr (97:1-5):
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah (malam itu) hingga terbit fajar.”
Berapa Pahala?
Adapun pahala ibadah pada malam Lailatul Qadar juga lebih baik dari seribu bulan (83 tahun lebih). Rasulullah SAW bersabda.
“Barang siapa yang melaksanakan salat di malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim).
Hadis Shahih Tentang Lailatul Qadar
Nabi Muhammad SAW bersabda.
“Carilah malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadan.” (HR. Bukhari & Muslim)
Apakah Lailatul Qadar Terjadi pada Malam Ganjil?
Lebih lanjut, ustadz Rifai mengungkapkan bahwa berdasarkan hadis, malam Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam ganjil (21, 23, 25, 27, atau 29).
Kendati demikian, Allah SWT merahasiakan kepastian malam tersebut agar umat Islam semakin bersungguh-sungguh dalam beribadah di seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan.
“Semoga kita semua mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar dan diampuni segala dosa-dosa kita. Aamiin,” pungkasnya.






