Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,— Moka Ciamis 2025,- Grand Final Mojang Jajaka Ciamis 2025 yang digelar Sabtu malam (2/8/2025) di Gedung Islamic Center Ciamis bukan hanya ajang pemilihan figur menarik secara fisik, tetapi juga sarana strategis untuk mendidik dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) generasi muda Ciamis.
Ketua Yayasan Mojang Jajaka Ciamis, Anggi Hilman Hariri, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata kontes kecantikan atau ketampanan,
Tetapi, program pembinaan berkelanjutan bagi anak-anak muda yang ingin berkontribusi bagi daerah.
“Kita tidak mencari yang paling sempurna, tapi yang punya semangat belajar dan kemauan kuat untuk menjadi agen perubahan Ciamis ke depan,” ujarnya.
Tahun ini, Mojang Jajaka Ciamis berhasil menjaring 219 pendaftar dari 27 kecamatan.
Setelah melalui serangkaian audisi dan pembekalan intensif, 15 finalis terpilih tampil di malam puncak grand final.
Mereka bukan hanya piawai berbicara di depan publik, tetapi juga memahami isu-isu lokal, budaya Galuh, hingga strategi promosi pariwisata daerah.
Sejalan Dengan Visi Bupati
Kepala Dinas Pariwisata Ciamis, Heryan Rusyandi, menyebut ajang ini sejalan dengan visi Bupati Ciamis dalam meningkatkan kualitas SDM lokal.
“Kami melihat Mojang Jajaka sebagai duta strategis yang bisa bersinergi dengan berbagai program pemerintah, khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Heryan.
Melalui APBD Ciamis, Dinas Pariwisata terus mendukung kegiatan pembinaan pemuda yang mendorong pengembangan karakter.
Kemudian, kepemimpinan, serta keterampilan komunikasi publik.
Heryan berharap Mojang dan Jajaka terpilih mampu menjadi representasi pemuda yang tidak hanya percaya diri.
Tapi juga punya kepedulian terhadap daerah asal.
Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Andang Firman, menyampaikan harapannya agar ajang ini menjadi batu loncatan.
Khsusnya, bagi anak-anak muda Ciamis untuk tampil di level nasional dan internasional.
“Ajang ini adalah ruang ekspresi sekaligus penguatan karakter generasi muda. Kita ingin Mojang Jajaka menjadi wajah optimisme, wajah masa depan Ciamis yang unggul, kreatif, dan berbudaya,” ujar Herdiat.
Dengan semangat “Galuh Ngajomantara” yang diusung tahun ini, Mojang dan Jajaka 2025 bukan sekadar simbol.
“Ini harapan nyata untuk kemajuan Kabupaten Ciamis melalui peningkatan SDM generasi muda yang tangguh dan berdaya saing,” pungkasnya.


















