banner 728x250
News  

Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Dukung Kedaulatan Pangan Lewat Penanaman Jagung Serentak Nasional

banner 120x600
banner 468x60

Jawa Tengah, kondusif.inewsciamis.com/ — Polri kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dalam kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III tahun 2025 yang dipusatkan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2025).

Dalam sambutannya, Kapolri menyatakan bahwa Polri mendapat target penanaman jagung seluas 1 juta hektar sepanjang tahun 2025. Dari target tersebut, diharapkan mampu dihasilkan produksi antara 4 hingga 10 juta ton jagung secara nasional.

banner 325x300

“Pada kuartal pertama dan kedua, panen telah dilakukan di atas lahan seluas 344.524 hektar, dengan hasil lebih dari 2 juta ton. Hari ini, kita lanjutkan penanaman untuk kuartal ketiga seluas 168.432 hektar,” ujar Kapolri.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi Polri dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perhutani, Inhutani, serta masyarakat melalui program perhutanan sosial. Hingga saat ini, lahan yang sudah ditanami mencapai 431.233 hektar dari total potensi 795.339 hektar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Di Jawa Tengah, penanaman jagung hari ini dilakukan di lahan seluas 38.750 hektar, termasuk 207 hektar di Kabupaten Grobogan. Di lokasi utama kegiatan, terdapat 74 hektar lahan perhutanan sosial yang menjadi titik simbolis penanaman nasional.

Polri turut mendukung program ini melalui bantuan sarana produksi pertanian, antara lain 500 unit alat uji kesuburan tanah, 89 alat pemipil jagung, 100 alat uji kadar air, dan 93 alat pengering (dryer). Selain itu, 18 gudang pangan sedang dibangun di 12 provinsi, dengan kapasitas penyimpanan total 18.000 ton, yang dilengkapi dengan alat pengering untuk mendukung proses pascapanen.

Kapolri juga menjamin keberlanjutan program melalui kerja sama dengan Bulog dan perusahaan pakan ternak seperti PT Java dan PT Caron Pompang untuk menyerap hasil panen petani. “Alhamdulillah, pasarnya sudah ada. Hasil panen kuartal ketiga ini diprioritaskan untuk diserap Bulog terlebih dahulu, kemudian sisanya oleh mitra swasta,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri turut menekankan pentingnya penguatan koperasi pertanian. Polri mendorong kerja sama dengan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari sistem pendukung pascapanen dan distribusi jagung.

“Kami berharap koperasi bisa menjadi penopang kekuatan petani, agar harga serapan sesuai standar pemerintah dan posisi tawar mereka semakin kuat,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Kapolri mengajak seluruh kepala daerah dan Forkopimda untuk turut mendukung keberhasilan program penanaman jagung melalui alokasi anggaran perubahan, penyediaan benih, pupuk, pembukaan lahan, hingga pembangunan gudang.

“Polri akan terus hadir sebagai bagian dari rakyat. Kami berkomitmen untuk tidak pernah surut dalam mendukung dan mengawal program strategis pemerintah, termasuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” tutup Jenderal Listyo Sigit.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *