banner 728x250
News  

Sinergi TNI-Polri dalam Bingkai Budaya: Nonton Bareng Wayang Kulit “Amartha Binangun” Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79

banner 120x600
banner 468x60

Bandung, kondusif.inewsciamis.com/ – Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 diwarnai dengan pagelaran budaya wayang kulit bertajuk Amartha Binangun, yang diselenggarakan secara nasional melalui siaran langsung (live streaming) pada Jumat malam, 4 Juli 2025. Di Bandung, acara ini digelar di Aula Polrestabes Bandung dan dihadiri oleh jajaran TNI-Polri serta tokoh masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, M.Si., CHRMP., Dandim 0618/Kota Bandung Kolonel Inf Mohamad Iswan Nusi, S.H., Waka Polrestabes Bandung AKBP Dedi Wahyudi, S.Sos., S.I.K., M.H., M.I.K., serta Pejabat Utama Polda Jabar.

banner 325x300

Pagelaran wayang kulit ini tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga sarana pelestarian budaya bangsa yang sarat nilai filosofi. Cerita Amartha Binangun yang diangkat dalam pagelaran tersebut mengandung pesan moral tentang pentingnya membangun tatanan kehidupan yang harmonis, adil, dan damai—sejalan dengan visi dan misi Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Bhayangkara yang ingin menghadirkan Polri lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan budaya.

“Wayang kulit adalah warisan budaya luhur bangsa yang mengajarkan nilai-nilai kebijaksanaan, keadilan, dan kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa sinergi TNI-Polri bukan hanya di medan tugas, tetapi juga dalam merawat budaya bangsa,” ujarnya.

Acara ini juga menjadi simbol kuat sinergitas antara TNI-Polri dan masyarakat. Nuansa kebersamaan yang tercipta memperlihatkan bahwa kolaborasi antarlembaga tidak hanya dibangun lewat institusi formal, tetapi juga melalui momen-momen kebudayaan yang sarat makna.

Dengan semangat Bhayangkara ke-79 yang mengusung tema “Polri Presisi untuk Negeri”, pagelaran ini menjadi bukti bahwa Polri tak hanya hadir sebagai penegak hukum, namun juga bagian dari pelindung budaya dan perekat persatuan bangsa.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *