Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/, Momen silaturahmi yang seharusnya berjalan santai justru berubah jadi panggung duel panas penuh kejutan. Minggu siang, (22/6/2025). Seorang jurnalis asal Ciamis, Heri Lipsus, berkunjung ke kantor redaksi media daring kondusif.inewsciamis.com/.
Namun siapa sangka, suasana serius itu mendadak cair ketika papan catur dikeluarkan.
Awalnya hanya iseng. Heri, melempar tantangan kepada sang tuan rumah, Rifa Direktur kondusif.inewsciamis.com/ untuk adu strategi.
Tapi yang terjadi kemudian adalah kekalahan telak yang membuat ruangan redaksi riuh oleh tawa dan rasa tak percaya.
Dalam 12 ronde permainan tanpa jeda, Heri Lipsus dipaksa menyerah tanpa syarat. Skor akhir? 12-0. Tanpa balas. Nyaris tanpa perlawanan.
“Game pertama langsung skak dalam waktu tiga menit. Saya pikir itu cuma kebetulan. Eh, ternyata di game kedua, ketiga, sampai ke-12, polanya makin tajam,” ujar Heri sambil tertawa, mencoba menerima kenyataan pahit sebagai ‘korban skakmat’.
Rifa, sang lawan, justru tampil tenang dan konsisten sejak awal.
Strateginya presisi, langkahnya penuh perhitungan, dan setiap jebakan yang ia pasang selalu berhasil membuat Heri tak berkutik.
Bahkan beberapa permainan hanya berlangsung kurang dari lima menit.
“Mas Heri itu lawan yang tangguh, tapi mungkin hari ini lagi apes,” ujar Rifa merendah. “Saya dari dulu memang suka catur.
Buat saya, catur itu bukan sekadar hobi tapi latihan membaca arah pikiran lawan. Dan kayaknya, tadi saya lebih cepat bacaannya,” tambahnya dengan senyum penuh makna.
Heri Lipsus Kalah Telak 12-0
Tak ayal, kekalahan ini menjadi bahan candaan hangat di ruang redaksi.
Tapi lebih dari sekadar skor, momen itu jadi simbol betapa erat dan akrabnya komunikasi antarkomunitas media dan jurnalis.
"Silaturahmi ini bikin suasana redaksi hidup. Bukan cuma ngomongin isu berat dunia jurnalistik, tapi juga adu otak yang fun. Meski kalah, saya senang," kata Heri.
Ia juga memuji semangat dan profesionalitas redaksi kondusif.inewsciamis.com/ yang dinilainya kreatif, terbuka, dan kekinian.
"Tim redaksi ini bukan hanya tajam dalam menulis, tapi juga dalam berpikir cepat. Terbukti di papan catur, saya babak belur," ucapnya sambil tertawa lepas.
Duel panas itu mungkin telah usai, tapi cerita soal kekalahan mutlak Hery Lipsus di redaksi kondusif.inewsciamis.com/ akan jadi bahan obrolan seru untuk waktu yang lama.
Dan satu hal yang pasti, papan catur bisa jadi saksi bisu bahwa strategi, kecerdasan, dan humor bisa bertemu dalam satu meja.


















