banner 728x250
News  

Aksi Solidaritas Sopir Truk Tolak RUU ODOL di Ciamis, Suara Diterima Langsung Kapolres

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/– Aksi solidaritas sopir truk terkait aturan kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL) berlangsung kondusif di simpang Jalan Pahlawan Lingkar Selatan, Kabupaten Ciamis, Kamis (19/6/2025) malam.

Puluhan sopir yang tergabung dalam Persatuan Sopir Truk Ciamis menyuarakan keresahan mereka terhadap aturan ODOL yang dinilai memberatkan.

banner 325x300

Aksi yang dimulai dari siang hari ini dipimpin oleh Koordinator Lapangan Asep Emin dari Jatinegara, Ciamis.

Ia menyebut, aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap sesama sopir truk di seluruh Indonesia yang mengalami hal serupa.

“Aksi solidaritas ini lebih kepada menyuarakan keresahan kami terkait aturan ODOL yang terasa berat bagi sopir, terutama di Ciamis. Kami mogok kerja hari ini sebagai bentuk solidaritas nasional,” ujar Asep Emin.

Menurutnya, aturan ODOL belum tepat diberlakukan saat ini dan perlu dikaji ulang, terutama dari segi dampak sosial dan perdagangan yang dirasakan langsung oleh para sopir.

“Kami tetap menjaga kondusivitas, hanya berorasi saja. Alhamdulillah suara kami didengar dan diterima langsung oleh Pak Kapolres Ciamis,” lanjutnya.

Senada dengan Asep, Riza sopir truk asal Kawali juga menegaskan bahwa aksi malam itu bukanlah demo, melainkan aksi damai.

Ia mengapresiasi kehadiran Kapolres yang memberikan penjelasan langsung di lokasi.

“Kami hanya berorasi dan menyampaikan aspirasi. Tadi Pak Kapolres hadir dan menjelaskan secara langsung, sehingga suasana tetap kondusif,” kata Riza.

Kapolres Ciamis Beri Penjelasan dan Jaminan Dialog

Aksi Solidaritas Sopir Truk ODOL di Ciamis, Suara Diterima Langsung Kapolres
Aksi Solidaritas Sopir Truk ODOL di Ciamis, Suara Diterima Langsung Kapolres

Kapolres Ciamis AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H. turun langsung menemui para sopir.

Ia menyampaikan bahwa aturan ODOL bukan hal baru, dan pemerintah sudah melakukan sosialisasi sejak lama.

“Aturan ini sudah didesain sejak bertahun-tahun lalu. Pemerintah pun memberi ruang bagi perbaikan kendaraan. Sosialisasi bukan baru kemarin sore,” jelas AKBP Akmal.

Ia menambahkan, kekhawatiran sopir soal sanksi dapat dihindari selama mereka taat pada aturan.

“Selama rekan-rekan sopir mematuhi aturan, mereka tidak akan dikenai sanksi. Kami di Ciamis juga membuka ruang dialog seluas-luasnya,” ujarnya.

Menurut Kapolres, wajar jika pada tahap awal penerapan aturan ada resistensi.

Namun, hal itu bisa disikapi dengan pendekatan humanis dan komunikasi yang terbuka.

Aksi solidaritas ini berlangsung hingga pukul 12 malam, dengan izin resmi dari pihak kepolisian.

Para sopir berharap pemerintah pusat kembali mengkaji penerapan aturan ODOL dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.

Khususnya bagi para pengemudi angkutan barang di daerah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *