Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/- Gelaran Expo Pendidikan Ciamis 2025 yang berlangsung dalam rangka Hari Pendidikan Nasional dan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-383 bukan sekadar ajang kreativitas siswa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang penting bagi pelestarian budaya Sunda, khususnya di lingkungan sekolah dasar.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari SD Negeri 4 Kertasari, yang menampilkan perpaduan seni degung, angklung, serta unsur musik modern.
Penampilan tersebut merupakan hasil bimbingan langsung dari Tri Haryani, S.Pd., guru sekaligus pembina seni di sekolah tersebut.
“Kami ingin mengangkat budaya lokal, tapi juga menarik minat anak-anak dengan elemen musik modern. Jadi kami kolaborasikan degung, angklung, dan musik kekinian,” jelasnya saat ditemui usai penampilan anak didiknya, Rabu (18/6/2025).
Tidak hanya musik, SD 4 Kertasari juga diminta pihak panitia untuk menampilkan upacara adat sebagai bagian dari pembuka acara.
Tri juga menyambut baik permintaan ini karena sesuai dengan semangat sekolah dalam memperkenalkan nilai-nilai tradisional kepada siswa sejak dini.
“Kami terima dengan senang hati. Justru ini kesempatan yang baik untuk anak-anak lebih mengenal adat dan budaya mereka sendiri,” ungkapnya.
Meski hanya punya waktu dua hari untuk mempersiapkan penampilan, dia menyebut anak-anak sudah terbiasa berlatih melalui kegiatan ekstrakurikuler.
“Di sekolah memang ada ekskul musik dan seni tari. Jadi kami hanya tinggal menyatukan dan memperhalus,” ujarnya.
Selain itu, Tri menegaskan bahwa budaya bukan sekadar tontonan di acara seremonial. Lebih dari itu, budaya adalah media pendidikan karakter.
“Anak-anak kami tidak hanya berprestasi di seni, tapi juga aktif di olahraga, pramuka, dan bidang lainnya. Budaya membantu mereka membentuk rasa percaya diri dan cinta terhadap tanah kelahirannya,” pungkasnya.


















