Jakarta,kondusif.inewsciamis.com/, Salat Idul Adha di Mabes Polri tahun ini menjadi momen penting untuk memperkuat nilai pengorbanan, kepedulian, dan persatuan dalam tubuh kepolisian dan masyarakat luas. Digelar di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/2025), salat Id dipimpin oleh Ust. Muammar Samsudin dan Khatib Prof. Dr. Made Saihu, M.Pd.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polri, termasuk Wakapolri Komjen Pol. Ahmad Dofiri.
Kemudian, Irwasum Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabareskrim Komjen Pol. Wahyu Widada, Kabaintelkam Komjen Pol. Syahardiantono, Kabaharkam Komjen Pol. M. Fadil Imran, hingga Kadiv Propam Irjen Pol. Abdul Karim.
Dalam khotbahnya, Prof. Made Saihu mengajak seluruh jajaran Polri meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang menjadi fondasi spiritual dari perayaan Idul Adha.
Ia menegaskan bahwa pengorbanan bukan hanya soal materi, melainkan juga menyangkut ego, waktu, tenaga, dan kepentingan pribadi demi nilai luhur dan keadilan.
“Sebagai anggota Polri, jangan jadikan pangkat sebagai sesembahan, jangan korbankan integritas dengan suap, atau jadikan kekuasaan sebagai alat penindasan. Presisi bukan slogan, melainkan amanat,” tegasnya.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, turut menyampaikan harapan besar agar semangat kurban ini menjadi tonggak dalam membangun solidaritas kebangsaan.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai pengorbanan harus menjadi penggerak utama menuju Indonesia Emas 2045.
“Semoga semangat berkurban menumbuhkan keikhlasan, kepedulian, dan persatuan dalam membangun peradaban bangsa. Menuju Indonesia Emas 2045, mari kita perkuat nilai-nilai luhur untuk masa depan yang gemilang,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan salat Idul Adha di lingkungan Mabes Polri ini, diharapkan seluruh personel Polri semakin memperdalam makna ibadah kurban dan memperkuat semangat pengabdian demi rakyat dan negara.


















