Jakarta,kondusif.inewsciamis.com/,– Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri memastikan bahwa seluruh ijazah Presiden Jokowi dari tingkat SMA hingga gelar sarjana di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dinyatakan asli.
Hal ini disampaikan langsung oleh Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Kamis (21/5/2025).
Kepastian keaslian dokumen tersebut didapat setelah dilakukan serangkaian uji laboratorium forensik terhadap ijazah milik Jokowi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa elemen-elemen dalam dokumen seperti kertas, tinta.
Hingga teknik cetak, cap stempel, hingga tanda tangan identik dengan dokumen pembanding yang sah.
“Kami mendapatkan 51 dokumen dari Fakultas Kehutanan UGM. Berdasarkan hasil penelitian forensik, pengaman kertas, teknik cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, serta tinta tanda tangan dari dekan dan rektor semuanya identik. Artinya, berasal dari satu produk yang sama,” ujar Brigjen Djuhandhani.
Selain dari UGM, penyidik juga mengumpulkan dokumen dari sekolah menengah tempat Presiden RI ke-7 itu bersekolah, serta memeriksa sejumlah saksi.
Tak ditemukan kejanggalan ataupun bukti pemalsuan seperti yang dituduhkan oleh pelapor.
Dalam rangka klarifikasi, Jokowi juga turut dimintai keterangan dan telah menjawab 22 pertanyaan.
Terkait riwayat pendidikannya, mulai dari sekolah dasar hingga kuliah.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan tidak ditemukannya unsur tindak pidana.
Polri secara resmi menghentikan penyelidikan laporan dugaan ijazah palsu yang sebelumnya dilayangkan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).
Dengan demikian, kepolisian menyatakan bahwa tidak ada pemalsuan ijazah dalam dokumen pendidikan itu. Isu ijazah Presiden Jokowi ni telah tuntas secara hukum.


















