banner 728x250
News  

Indeks Pendidikan Ciamis Masih Tertinggal, Komisi D DPRD Dorong Sinergi Pentahelix

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis menyoroti indeks pendidikan Ciamis yang masih tertinggal dari rata-rata Provinsi Jawa Barat. Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi SE Gubernur Jawa Barat Nomor 45 Tahun 2025 di Aula PGRI Sadananya, Senin (19/5/2025).

Ketua Komisi D H. Zaenal Arifin menekankan pentingnya sinergi antar pihak melalui konsep pentahelix.

banner 325x300

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Ciamis masih jadi sorotan. Capaian Angka Lama Sekolah (ALS) kita baru 8,1 tahun, bahkan turun 0,1 persen dari tahun 2023. Ini jauh di bawah rata-rata Jawa Barat,” ungkap Zaenal.

Indeks Pendidikan Ciamis Masih Tertinggal
Indeks Pendidikan Ciamis Masih Tertinggal

Ia menyebut bahwa mewujudkan pendidikan yang maju tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

“Harus ada kolaborasi lima unsur, pemerintah, dunia usaha, media, masyarakat, dan akademisi. Ini yang kami dorong melalui konsep pentahelix,” tegasnya.

Menanggapi pertanyaan peserta mengenai kemungkinan mewajibkan perusahaan berkontribusi dalam pendidikan.

Komisi D menyatakan bahwa tidak ada aturan yang bersifat memaksa.

Namun, pemerintah daerah diharapkan aktif menjalin kemitraan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami tak bisa paksa, tapi akan kami dorong. Contohnya satu desa satu produk, bisa dikolaborasikan dengan dunia pendidikan. Tapi perlu komitmen bersama,” ujar Zaenal.

Ia pun menegaskan bahwa sinergi lintas sektor ini sejalan dengan visi Bupati Ciamis untuk membangun daerah secara inklusif dan kolaboratif.

“Upaya perbaikan IPM, khususnya dari sektor pendidikan, akan terus dikawal agar Ciamis tidak tertinggal dari kabupaten lain di Jawa Barat,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *