banner 728x250
News  

Tanpa Lift dan Eskalator, Pusat Kuliner Ciamis Tetap Dibuka untuk Umum

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/, Pemerintah Kabupaten Ciamis meresmikan operasional Pusat Kuliner ciamis dan Area Parkir Terpadu di kawasan Alun-alun Ciamis pada Senin (14/4/2025) sore.

Meski pembangunan secara fisik telah rampung sejak beberapa pekan lalu, peresmian baru bisa dilaksanakan karena sejumlah fasilitas penting belum sepenuhnya tersedia.

banner 325x300

Kawasan ini digadang-gadang sebagai ikon baru ekonomi rakyat dan wajah baru ruang publik Ciamis. Antusiasme masyarakat pun terlihat sejak hari pertama dibuka.

“Ini salah satu langkah penting untuk menata kota, mendukung UMKM, dan tentu saja mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam sambutannya.

Pusat kuliner ini menampung 106 pedagang, terdiri dari 102 PKL yang sebelumnya berjualan di area alun-alun, dan 4 gerai makanan khas Ciamis yang diseleksi khusus.

“Penataan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kerapihan kawasan publik dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung,” ucapnya.

Lift dan Eskalator Belum Tersedia di Pusat Kuliner Ciamis

Namun, Herdiat mengakui bahwa pembangunan masih menyisakan pekerjaan rumah.

Beberapa fasilitas seperti lift, eskalator, mushola, toilet umum, dan CCTV belum bisa difungsikan karena keterbatasan anggaran.

“Salah satu yang belum bisa kami hadirkan adalah eskalator dan lift, karena biayanya cukup tinggi. Untuk eskalator saja nilainya tidak kurang dari Rp7 miliar,” jelasnya.

Meski begitu, pemerintah tetap memutuskan untuk membuka kawasan ini lebih dulu agar dapat segera dimanfaatkan.

Oleh pedagang dan masyarakat, sambil menunggu penyempurnaan secara bertahap.

Pemerintah juga meminta dukungan semua pihak untuk menjaga ketertiban dan kebersihan pusat kuliner ini.

Terutama dari para ASN dan petugas lapangan seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Lebih lanjut, Herdiat menekankan tidak boleh ada penambahan pedagang di luar kuota yang sudah ditetapkan.

“Jangan sampai di bawah nambah, di atas juga nambah. Harus tetap steril agar alun-alun terlihat bersih, tertib, dan nyaman,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan pusat kuliner dan parkir terpadu ini juga merupakan bagian dari penataan jalur.

Jalur protokol nasional yang tidak memperbolehkan parkir sembarangan di sekitar alun-alun.

Dengan adanya tempat parkir resmi, diharapkan penataan kendaraan lebih rapi dan memberikan kontribusi pada peningkatan PAD Ciamis.

“PAD kita masih kecil, peringkat 25 dari 27 kabupaten/kota di Jabar. Sedikit-sedikit kita harus cari celah untuk meningkatkannya,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *