Ciamis, kondusif.inewsciamis.com/ — Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Ciamis. Kali ini, musibah terjadi di Dusun Cipeundeuy RT 01 RW 01, Desa Sadapaingan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis pada Minggu (6/4) sekitar pukul 17.00 WIB.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Ciamis AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H. bersama jajaran Pejabat Utama Polres Ciamis langsung bergerak cepat dengan meninjau lokasi bencana pada Senin (7/4) siang.
Dalam kunjungannya, Kapolres memastikan keselamatan warga, memantau kondisi di lapangan, serta menyalurkan bantuan berupa kebutuhan dan fasilitas pengungsian bagi para korban terdampak.
Foto: Kapolres Ciamis AKBP Akmal Saat Mengunjungi Warga Terdampak Tanah Longsor Panawangan Ciamis
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Ciamis, longsor mengakibatkan material tanah bergerak hingga kedalaman 50 meter. Meski tidak menelan korban jiwa, sebanyak 70 Kepala Keluarga atau 238 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Bencana ini juga merusak sejumlah rumah warga serta fasilitas umum di Desa Sadapaingan dan Desa Mekarbuana.
“Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga dan membantu proses evakuasi. Selain itu, kami berjaga agar tidak ada korban jiwa jika terjadi longsor susulan saat pembersihan material,” ujar AKBP Akmal.
Foto: Titik Lokasi Tanah Longsor di Desa Sadapaingan Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis
Proses penanganan dilakukan secara kolaboratif oleh unsur Forkopimcam, UPTD Kesehatan, BPBD, PMI, Tagana, serta relawan. Polres Ciamis turut mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga di pengungsian, termasuk pengadaan logistik dan makanan.
> “Kami bersama relawan di lapangan membantu kebutuhan para pengungsi, terutama untuk logistik dan makanan,” tambah Kapolres.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, mengingat cuaca ekstrem masih berlangsung.
“Kami minta masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika ada tanda-tanda bahaya,” tegasnya.
Warga terdampak pun menyampaikan apresiasi atas cepatnya respons dari berbagai pihak. Rahman, warga Dusun Cipeundeuy, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Kapolres dan tim. Bantuan logistik dan tempat mengungsi ini sangat kami butuhkan,” ujarnya.
Idi (64), warga lansia dari Desa Sadapaingan, juga merasa lega bisa selamat dari bencana.
“Yang penting sekarang kami selamat. Mudah-mudahan tanahnya nggak turun lagi. Terima kasih buat semua yang sudah bantu,” katanya.
Sementara itu, Ibu Evi (43), seorang ibu rumah tangga yang ikut mengungsi bersama anak-anaknya, mengaku sempat panik saat kejadian.
“Waktu tanah mulai bergerak, saya langsung bawa anak-anak lari ke luar rumah. Alhamdulillah sekarang kami aman, dan sudah dapat bantuan. Terima kasih untuk semua yang sudah peduli,” tutur Evi dengan mata berkaca-kaca.
Peninjauan berlangsung aman dan tertib, menjadi bukti sinergi nyata antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat bencana alam.***


















