Jakarta, Kondusif – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menepis rumor yang menyebutkan dirinya akan mundur dari jabatannya. Di tengah tekanan ekonomi dan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Airlangga memastikan bahwa ia tetap fokus menjalankan tugasnya untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Tidak ada rencana mundur. Kami tetap bekerja memastikan kebijakan ekonomi berjalan dengan baik dan memberi kepastian bagi pasar,” tegas Airlangga kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (18/3/2025).
IHSG Anjlok! Airlangga : Pemerintah Gerak Cepat
Pada hari yang sama, IHSG mengalami koreksi tajam, turun 5,02 persen ke level 6.146,91. Bursa Efek Indonesia (BEI) terpaksa memberlakukan trading halt pada pukul 11:19:31 WIB untuk meredam kepanikan pasar. Saham-saham unggulan seperti BBCA, BMRI, dan BBRI ikut mengalami tekanan signifikan.
Airlangga menegaskan bahwa gejolak pasar bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di berbagai negara. “Koreksi saham merupakan hal yang wajar dalam dinamika ekonomi global. Pemerintah terus memantau situasi dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas,” katanya.
Fokus Pada Kebijakan Pemulihan
Menanggapi anggapan bahwa kebijakan pemerintah menjadi penyebab turunnya IHSG, Airlangga menegaskan bahwa kementerian teknis akan memberikan penjelasan lebih lanjut untuk memastikan transparansi kebijakan.
Selain itu, ia juga membantah isu bahwa pemerintah mengintervensi saham perbankan BUMN (Himbara) hingga memicu kekhawatiran pasar.
“Tidak ada kebijakan yang merugikan investor. Pemerintah justru terus memperkuat sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Dengan kondisi ekonomi yang masih kuat secara fundamental, Airlangga optimistis bahwa pasar akan kembali stabil dalam waktu dekat. “Kami mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan melihat kebijakan dalam perspektif jangka panjang. Pemerintah akan terus bekerja untuk memastikan ekonomi Indonesia tetap tangguh,” pungkasnya.


















