banner 728x250
News  

Hindari Kemacetan! Ini Jalur Alternatif yang Disiapkan Dishub Ciamis untuk Mudik 2025

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Dinas Perhubungan (Dishub) Ciamis Siapkan Jalur Alternatif untuk Mudik 2025 dan mempersiapkan pengendalian keselamatan lalu lintas untuk kelancaran pemudik. Kepala Dishub Ciamis, Dadang Mulyatna, memastikan sejumlah langkah strategis telah disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Dadang menyebutkan bahwa pihaknya telah mendirikan posko pengendalian di beberapa titik strategis.

banner 325x300

“Kami sudah menyiapkan posko di depan Puskesmas Ciamis, Sindangkasih, Cihaurbeuti, Panjalu, Simpang Cisaga, Banjarsari, dan Kawali,” ujar Dadang, Senin (17/3/2025).

Selain itu, Dishub juga akan menggelar pemeriksaan kendaraan (RAM Check) di Terminal Ciamis.

Pemeriksaan ini mencakup kendaraan reguler dan kendaraan wisata di seluruh Kabupaten Ciamis.

“Kami akan mendatangi pool kendaraan untuk memastikan kelayakan operasional selama mudik,” tambahnya.

100 Personel Dikerahkan untuk Kelancaran Arus Mudik

Sebanyak 100 personel Dishub siap diterjunkan untuk mendukung pengamanan mudik. Personel tersebut terdiri dari petugas pengendalian lalu lintas, teknisi PJU, teknisi perlengkapan lalu lintas, dan petugas terminal.

“Kami akan mengerahkan 100 personel yang siap bertugas di lapangan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik,” jelasnya.

Pengamanan mudik akan berlangsung selama 16 hari, mulai 24 Maret hingga 8 April 2025. “Kami akan bertugas penuh selama 16 hari demi memastikan keselamatan pemudik,” tegasnya.

Pembatasan Kendaraan Berat Selama Mudik

Dishub juga akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan berat selama masa mudik. Kendaraan berat dilarang beroperasi karena berpotensi menghambat kelancaran arus lalu lintas.

“Kendaraan besar tidak diizinkan beroperasi selama mudik, kecuali truk pengangkut BBM, BBG, sembako, uang, dan ternak dengan izin lengkap,” kata Dadang.

Selain itu, lembatasan ini bertujuan untuk mengurangi risiko kemacetan di jalur utama.

Dishub Ciamis Siapkan Jalur Alternatif untuk Mudik 2025

Untuk menghindari kepadatan, Dishub telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Kendaraan dari arah barat menuju Jawa Tengah akan diarahkan melalui Simpang Pahlawan dan keluar di Simpang Bojong.

“Arus balik juga akan diarahkan melalui jalur yang sama,” tambahnya.

Selain itu, kendaraan dari arah barat ke utara bisa melewati Simpang Tonjong dan Kelurahan Maleber.

Sementara itu, kendaraan dari arah timur ke utara akan diarahkan melalui jalur Wirahajra, Simpang Ramona, dan Kelenteng.

“Jalur alternatif sudah kami siapkan untuk menghindari kemacetan di pusat kota,” jelas Dadang.

Pemetaan Jalur Rawan Longsor dan Kemacetan

Dishub juga telah memetakan jalur rawan longsor dan titik kemacetan. Jalur rawan longsor ada di Kawali dan Panawangan.

Sementara itu, titik kemacetan berpotensi terjadi di Simpang Cihaurbeuti, Sindangkasih, Simpang Kujang, Cikoneng, dan sejumlah pasar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur yang berpotensi macet dan longsor,” ujar Dadang. Pemetaan ini bertujuan untuk memberikan jalur alternatif yang lebih aman bagi pemudik.

Fasilitas Posko dan Sistem Pemantauan ATCS

Untuk mendukung kenyamanan pemudik, Dishub telah menyediakan posko induk dengan berbagai fasilitas. Posko tersebut dilengkapi layanan kesehatan, BPBD, terapi, dan tempat pijat.

“Pengemudi mobil disarankan beristirahat setiap tiga jam, sedangkan pengemudi motor setiap dua jam,” kata Dadang.

Dishub juga memanfaatkan sistem kontrol lalu lintas (ATCS) untuk memantau arus kendaraan.

“Kami menggunakan CCTV di Simpang Pahlawan, Simpang Tonjong, Simpang Ramona, dan titik strategis lainnya yang terhubung ke ruang kontrol. Jika terjadi kemacetan atau gangguan, petugas akan memberikan arahan langsung melalui pengeras suara,” pungkasnya.

banner 325x300

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *