banner 728x250
News  

Menag Perpanjang Libur Lebaran 20 Hari, Upaya Kurangi Kemacetan

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Kondusif – Pemerintah resmi memperpanjang libur Lebaran 2025, yang semula dimulai pada 24 Maret kini dimajukan menjadi 21 Maret 2025. Dengan keputusan ini, total libur sekolah mencapai sekitar 20 hari. Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan arus mudik yang kerap menjadi masalah tahunan.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa kebijakan ini memberikan masyarakat waktu perjalanan yang lebih panjang, sehingga pemudik bisa lebih fleksibel dalam menentukan jadwal keberangkatan. Dengan begitu, lonjakan kendaraan di titik-titik rawan kemacetan dapat ditekan.

banner 325x300

“Dengan rentang perjalanan mudik yang lebih panjang, sekitar 20 hari, masyarakat bisa mengatur jadwal perjalanan lebih fleksibel untuk mengurangi kemacetan,” ujar Nasaruddin Umar dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1446 H/2025 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK), Jakarta, Senin (11/3/2025).

Selain memperpanjang libur sekolah usai lebaran, Kementerian Agama (Kemenag) juga berinisiatif menjadikan masjid di jalur mudik sebagai posko istirahat bagi pemudik. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.

Masjid Disiapkan Jadi Tempat Istirahat Pemudik Lebaran

Sebagai bagian dari upaya mendukung perjalanan mudik yang aman dan nyaman, Menag Nasaruddin mengajak pengurus masjid di sepanjang jalur mudik lebaran untuk menyediakan fasilitas bagi para pemudik. Salah satunya adalah menyediakan air minum gratis.

“Dalam hukum Islam, musafir itu adalah mujahid. Sangat berpahala jika kita memberi mereka makan dan minum saat perjalanan,” ungkapnya.

Selain air minum, masjid-masjid ini diharapkan menyediakan berbagai fasilitas tambahan, seperti dapur kecil untuk ibu menyusui, ruang istirahat bagi pemudik yang kelelahan, kamar khusus perempuan, serta area pengisian daya ponsel dan motor listrik.

“Kami ingin menciptakan kondisi di mana masjid menjadi tempat pemberhentian yang nyaman dan aman bagi pemudik,” tambahnya.

Dengan perpanjangan libur sekolah dan optimalisasi peran masjid sebagai posko istirahat, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 bisa berjalan lebih lancar, nyaman, dan lebih terorganisir bagi seluruh masyarakat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *