banner 728x250
News  

10 Tender Infrastruktur di Ciamis dengan Nilai Tertinggi Tahun 2024

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis, Kondusif – Tahun 2024 menjadi momentum penting bagi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ciamis. Berbagai proyek skala besar dengan nilai anggaran yang signifikan telah dilaksanakan untuk meningkatkan fasilitas publik, memperbaiki akses jalan, serta mengembangkan sektor pariwisata dan kesehatan.

Dengan total anggaran ratusan miliar rupiah, setidaknya ada 10 proyek tender dengan nilai tertinggi yang telah selesai dikerjakan. Berikut ini adalah daftar proyek tersebut beserta rincian pelaksanaannya.

banner 325x300

1. Pembangunan Ruang Terbuka Publik Alun-alun Timur Ciamis

Proyek pembangunan ruang terbuka publik di kawasan Alun-alun Timur Ciamis menjadi yang terbesar di tahun ini dengan anggaran mencapai Rp 34,55 miliar. Dana tersebut berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Jawa Barat melalui APBD 2024.

Pembangunan ini mencakup area parkir dan pusat kuliner yang diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat. Ruang terbuka ini juga dirancang sebagai tempat bersantai bagi warga Ciamis dengan fasilitas yang lebih nyaman dan modern.

Meskipun proyek ini telah rampung, peresmiannya masih menunggu jadwal dari Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya. Publik pun menanti kapan tempat ini bisa segera digunakan secara resmi.

2. Peningkatan Jalan Sukajadi – Kertahayu

Akses jalan yang baik menjadi kunci bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, proyek peningkatan jalan Sukajadi – Kertahayu menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Dengan anggaran sebesar Rp 10,5 miliar, proyek ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Ciamis. Proses tender dilakukan melalui metode harga terendah sistem gugur, yang memastikan pemenang tender memiliki penawaran paling kompetitif.

Jalan ini menghubungkan dua wilayah penting dan sangat vital bagi mobilitas warga serta transportasi barang. Dengan perbaikan ini, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar semakin meningkat.

3. Pengembangan Destinasi Wisata Karangkamulyan

Sebagai salah satu situs sejarah yang memiliki nilai budaya tinggi, Karangkamulyan menjadi prioritas pengembangan sektor pariwisata di Ciamis. Untuk itu, pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 10 miliar guna memperbaiki dan menambah fasilitas di kawasan ini.

Dikelola oleh Dinas Pariwisata, proyek ini bertujuan untuk mempercantik kawasan, meningkatkan kenyamanan pengunjung, serta menambah daya tarik wisata sejarah Kerajaan Galuh. Dengan pengembangan ini, Karangkamulyan diharapkan bisa menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun luar daerah.

4. Penanganan Bencana Alam Wanasigra

Wilayah Wanasigra sempat mengalami bencana alam yang berdampak pada infrastruktur dan akses jalan warga. Sebagai bentuk tanggap darurat, pemerintah mengalokasikan Rp 9,67 miliar dari APBD 2024 untuk penanganan dampak bencana ini.

Dikerjakan oleh DPUPRP Kabupaten Ciamis, proyek ini meliputi perbaikan jalan, perkuatan tebing, serta rekonstruksi fasilitas umum yang terdampak. Pengerjaan dilakukan dengan cepat agar masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitasnya dengan normal.

5. Peningkatan Jalan Kw. Larang – Janggalaharja

Akses jalan yang baik sangat penting bagi mobilitas masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Peningkatan jalan Kw. Larang – Janggalaharja menjadi salah satu prioritas dengan anggaran Rp 7,6 miliar.

Perbaikan jalan ini bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi warga, mendukung distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan perekonomian desa pun ikut terdorong.

6. Peningkatan Jalan Kaligamping – Kalijati

Jalan Kaligamping – Kalijati juga mendapatkan perhatian pemerintah dengan alokasi anggaran sebesar Rp 7,5 miliar. Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki jalan yang rusak, memperlancar akses warga, dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Pengerjaan proyek ini dilakukan dengan sistem tender terbuka, memastikan transparansi dan efisiensi dalam penggunaannya. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan masyarakat di sekitar Kaligamping dan Kalijati bisa menikmati akses yang lebih baik dan nyaman.

7. Pembangunan Puskesmas Panjalu Tahap 2

Sektor kesehatan juga mendapat perhatian besar, salah satunya melalui proyek pembangunan Puskesmas Panjalu Tahap 2. Dengan anggaran Rp 5,25 miliar, pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Panjalu dan sekitarnya.

Fasilitas yang ditambahkan di tahap kedua ini meliputi ruang pelayanan kesehatan yang lebih luas, peningkatan fasilitas laboratorium, serta layanan rawat inap yang lebih memadai. Dengan adanya Puskesmas ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari layanan kesehatan yang memadai.

8. Pembangunan Puskesmas Cisaga Tahap 2

Pembangunan Puskesmas Cisaga Tahap 2 sempat mengalami kendala karena tidak ada peserta yang lulus evaluasi pada tender pertama. Akibatnya, proses tender ulang harus dilakukan sebelum akhirnya proyek ini bisa berjalan dengan anggaran Rp 4,75 miliar.

Dengan selesainya proyek ini, diharapkan masyarakat Cisaga mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat kota.

9. Rehabilitasi Balai Benih Ikan (BBI)

Untuk mendukung sektor perikanan, Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis mendapatkan anggaran Rp 4,2 miliar guna membangun dan merehabilitasi Balai Benih Ikan (BBI).

Balai ini berfungsi sebagai pusat produksi benih ikan yang berkualitas, sehingga mendukung para petani ikan dalam meningkatkan hasil produksi mereka. Dengan adanya rehabilitasi ini, diharapkan sektor perikanan di Ciamis semakin berkembang.

10. Peningkatan Jalan Gardu – Cimenga

Terakhir, proyek peningkatan jalan Gardu – Cimenga mendapat alokasi anggaran Rp 4,09 miliar. Peningkatan jalan ini dilakukan untuk memperbaiki jalur transportasi yang menghubungkan beberapa wilayah penting di Ciamis.

Jalan ini sebelumnya dalam kondisi kurang layak, sehingga perbaikannya sangat dinantikan oleh masyarakat. Dengan selesainya proyek ini, warga di sekitar Gardu dan Cimenga kini bisa menikmati akses jalan yang lebih baik dan aman.

Ciamis Raih Penghargaan Nasional dalam Pembangunan Jalan

Keberhasilan DPUPRP Ciamis dalam membangun infrastruktur jalan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Kabupaten Ciamis dinobatkan sebagai penyelenggara jalan terbaik kategori pemerintah daerah dalam ajang Peringatan Hari Jalan oleh Kementerian PUPR.

Di bawah kepemimpinan Dr. Taufik Gumelar, S.T., M.M., Ciamis berhasil meraih posisi teratas dalam penilaian tersebut dan mendapatkan hadiah sebesar Rp 40 miliar dari pemerintah pusat. Dana ini nantinya akan digunakan untuk proyek-proyek pembangunan jalan lainnya di masa mendatang.

Dengan sederet proyek besar ini, pembangunan di Ciamis semakin pesat. Infrastruktur yang semakin baik diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun sudahkah anggaran sebesar itu membawa manfaat nyata bagi masyarakat?

 

Sumber : LPSE

 

banner 325x300

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *