banner 728x250
News  

DPR RI Minta Kejagung Beberkan Siapa Saja yang Menikmati Dana Korupsi Pertamina

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Kondusif Skandal mega korupsi Pertamina yang merugikan negara hingga hampir Rp 1.000 triliun terus menyedot perhatian publik. Namun, satu pertanyaan besar yang masih menggantung di benak masyarakat: siapa saja yang sebenarnya menikmati hasil dari kejahatan ini?

Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk bergerak lebih cepat dan bersikap progresif dalam menangani kasus ini. Menurutnya, jika tidak ditangani dengan baik, kasus ini bisa menjadi ‘bola liar’ yang membingungkan publik serta memunculkan berbagai hoaks.

banner 325x300

“Penanganan kasus ini harus terus berprogres. Langkah percepatan pemeriksaan diperlukan untuk mencegah hoaks yang membanjiri ruang publik dan merugikan pihak-pihak yang tidak tahu apa-apa, namun disebut-sebut tanpa dasar hukum yang jelas,” ujar Bamsoet di Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Korupsi Pertamina, Tak Mungkin Tujuh Tersangka Bekerja Sendiri

Sejauh ini, Kejagung telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus ini, tetapi menurut Bamsoet, mustahil dana sebesar itu hanya beredar di rekening mereka. Publik meyakini ada pihak lain yang juga menikmati hasil korupsi ini.

“Publik sulit percaya jika uang sebesar itu hanya disimpan oleh tujuh orang yang profilnya pekerja profesional biasa tanpa afiliasi politik. Ini harus ditelusuri lebih dalam,” katanya.

Bamsoet menyoroti bahwa skala korupsi ini, yang berlangsung selama lima tahun, mengindikasikan adanya jaringan lebih besar yang terlibat. Oleh karena itu, Kejagung harus bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta lembaga terkait lainnya untuk melacak aliran dana tersebut.

“Boleh jadi, mereka ingin menumpuk kekayaan dengan memanipulasi atau mengoplos bahan bakar minyak. Namun, melihat skala dan durasi kasus ini, mereka jelas tidak bekerja sendiri,” tambahnya.

Ujian Besar untuk Kejagung

Bamsoet menegaskan bahwa kasus ini adalah ujian besar bagi Kejagung dalam menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi skala besar. Ia berharap penegakan hukum berjalan transparan, dan semua pihak yang terlibat, tanpa terkecuali, mendapat hukuman yang setimpal.

“Masyarakat sangat berharap Kejagung bisa menuntaskan kasus ini dengan transparan. Kepercayaan publik terhadap institusi hukum harus dijaga dengan memastikan semua pihak yang terlibat mendapat hukuman yang setimpal,” pungkasnya.

Dengan besarnya kerugian negara akibat kasus ini, semua mata kini tertuju pada langkah-langkah yang akan diambil Kejagung. Akankah semua dalang di balik skandal ini terungkap? Ataukah kasus ini hanya akan berakhir dengan beberapa nama di permukaan sementara pelaku utama tetap bebas? Publik menunggu jawabannya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *