Pangandaran, kondusif.inewsciamis.com/ – PMII Ciamis semakin mengukuhkan perannya sebagai kekuatan intelektual muda dengan menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Sarasehan Alumni di Pondok Seni Pangandaran, Rabu (27/2/2024). Acara ini menjadi ajang krusial dalam merumuskan strategi kaderisasi dan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
Ketua PMII Ciamis, Muhamad Rifa’i, menegaskan bahwa organisasi ini harus terus beradaptasi dan berkembang agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman. “PMII bukan hanya sekadar wadah berkumpul, tetapi harus menjadi lokomotif perubahan. Kader harus progresif, kritis, dan siap bersaing di berbagai sektor,” tegasnya.
Alumni: Kader Harus Berani Ambil Peran Besar!
Sarasehan Alumni menjadi sesi yang paling ditunggu, menghadirkan para senior PMII yang telah sukses di berbagai bidang. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan segar mengenai peran strategis kader dalam dunia sosial, politik, dan ekonomi.
Seorang alumni menekankan pentingnya mental petarung dalam menghadapi perubahan zaman. “Kader PMII jangan hanya jadi penonton! Harus berani mengambil peran besar, membangun jaringan yang kuat, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Strategi Besar PMII: Digitalisasi, Advokasi, dan Kolaborasi
Rakercab ini melahirkan sejumlah rekomendasi strategis yang siap dieksekusi:
– Transformasi digital dalam kaderisasi, agar lebih efektif dan menjangkau lebih banyak mahasiswa.
– Peningkatan advokasi kebijakan publik, sehingga suara PMII lebih terdengar dalam isu-isu daerah.
– Penguatan kolaborasi lintas sektor (pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media) untuk mempercepat pembangunan daerah.
Lebih dari sekadar forum internal, Rakercab dan Sarasehan Alumni juga menjadi momen solidaritas dan sinergi antara kader dan alumni. Jaringan yang kuat diharapkan mampu membawa PMII ke level yang lebih tinggi dalam kiprahnya di masyarakat.
Muhamad Rifa’i optimistis bahwa PMII Ciamis siap menatap masa depan dengan penuh percaya diri. “Kami tidak hanya bicara, tetapi akan bergerak dan menunjukkan bahwa kader PMII adalah agen perubahan yang sesungguhnya!” pungkasnya.***


















