banner 728x250
News  

Insinyur Muda dan Masa Depan Indonesia, Wamen Diana Dorong Peran Strategis dalam Re-Industrialisasi

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menekankan pentingnya peran insinyur muda dalam membangun infrastruktur berkelanjutan.

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Kondusif – Re-industrialisasi menjadi salah satu kunci utama bagi Indonesia untuk mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menekankan pentingnya peran insinyur muda dalam membangun infrastruktur berkelanjutan.

Pernyataan ini disampaikan Wamen Diana saat menghadiri Temu Nasional 2025 Forum Insinyur Muda (FIM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Jakarta, Sabtu (22/2/2025). Acara ini mengusung tema Hilirisasi Insinyur Muda untuk Mendorong Re-Industrialisasi di Semua Sektor Keinsinyuran Menuju Indonesia Emas 2045.

banner 325x300

Re-Industrialisasi dan Fondasi Infrastruktur

Menurut Wamen Diana, re-industrialisasi merupakan bagian dari Prioritas Nasional Asta Cita ke-5, yakni memperkuat hilirisasi industri. Hal ini sejalan dengan visi Menteri PU Dody Hanggodo, yang menyebut bahwa pembangunan infrastruktur adalah fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan industri nasional.

“Kementerian PU tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga memastikan infrastruktur sumber daya air serta penyediaan air minum yang mendukung industri dan sistem logistik yang lebih efisien. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempercepat re-industrialisasi dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia menuju 2045,” ujar Wamen Diana.

Peran Insinyur dalam Membangun Masa Depan

Wamen Diana menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan para profesional keinsinyuran menjadi kunci utama dalam menciptakan infrastruktur yang efektif dan efisien. Peran insinyur tidak hanya sekadar merancang dan membangun, tetapi juga berinovasi untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan.

“Oleh karena itu, kami berharap PII dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan inovasi dan solusi pembangunan infrastruktur berkelanjutan,” katanya.

Lebih jauh, ia juga menyoroti pentingnya ekosistem inovasi yang mendukung hilirisasi industri. Dengan adanya dukungan kuat dari insinyur muda, sektor keinsinyuran dapat menjadi motor utama dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami berharap forum ini dapat memperkuat peran insinyur muda dalam mendorong re-industrialisasi. Indonesia membutuhkan SDM unggul yang mampu menjawab tantangan industri masa depan,” tutupnya.

Acara ini menjadi momentum penting bagi para insinyur muda untuk semakin berperan aktif dalam membangun negeri. Dengan kolaborasi yang solid dan inovasi berkelanjutan, impian Indonesia sebagai negara industri maju pada 2045 bukanlah sekadar angan-angan.

banner 325x300

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *