Tasikmalaya, kondusif.inewsciamis.com/– Sebanyak 7.780 santri dari berbagai PAUD, TAAM, TKA, dan TPA se-Kota Tasikmalaya mengikuti peragaan manasik haji yang digelar selama dua hari, 15-16 Februari 2025, di area belakang parkir Asia Plaza, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi ajang edukasi bagi anak-anak untuk mengenal rukun Islam kelima melalui praktik langsung.
Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tasikmalaya, Nuki Anwar Sidik, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk karakter anak sejak dini.
“Peragaan manasik haji ini melatih anak untuk bersabar, disiplin, dan kompak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara guru, orang tua, dan santri se-Kota Tasikmalaya,” ujarnya.
Ketua pelaksana, Ade Iman Abdurrahman, menambahkan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda rutin tahunan yang terus dikembangkan.
“Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan teori di sekolah, tetapi juga praktik langsung, sehingga mereka lebih memahami pelaksanaan ibadah haji,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Nanang, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menekankan bahwa memperkenalkan nilai-nilai ibadah haji sejak dini sangat penting dalam membangun generasi yang religius dan berkarakter.
“Bagaimanapun, mereka adalah anak-anak bangsa yang akan menjadi generasi emas 2045. Harapan kita, mereka memahami makna dari setiap rukun haji, bukan sekadar praktik ritual, tetapi juga sejarah dan esensinya,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih inovatif dan bermanfaat, tidak hanya bagi santri, tetapi juga bagi orang tua dan tenaga pendidik dalam memahami nilai-nilai ibadah haji.***
Jurnalis: Nurhaeni



















