banner 728x250

Drama Skor Imbang 1-1 Derby della Madonnina: Inter Selamat di Menit Akhir, Milan Gigit Jari

Gol di menit 93 dari Stefan de Vrij memastikan hasil imbang 1-1 dalam laga penuh ketegangan yang diwarnai tiga gol Inter milan yang dianulir VAR.

banner 120x600
banner 468x60

Milan, Italia, Kondusif – San Siro kembali menjadi saksi duel panas Derby della Madonnina yang kali ini berakhir dramatis. AC Milan nyaris menggenggam kemenangan, namun Inter Milan menolak tunduk begitu saja. Gol di menit 93 dari Stefan de Vrij memastikan hasil imbang 1-1 dalam laga penuh ketegangan yang mewarnai tiga gol Inter lantaran VAR yang menganulirnya.

Awal yang Penuh Drama

Derby kota Milan itu berlangsung Senin (3/2/2025) dini hari WIB ini langsung menyajikan tempo tinggi sejak menit pertama. Inter yang tampil sebagai tim tamu langsung menebar ancaman. Bahkan, Lautaro Martinez sempat membuat fans Inter bersorak di menit ketujuh setelah menyelesaikan umpan Federico Dimarco. Namun, VAR mengintervensi dan menganulir gol karena Lautaro lebih dulu terjebak offside.

banner 325x300

Tak butuh waktu lama, Nerazzurri kembali menguji pertahanan Milan. Sepakan Nicolo Barella dari luar kotak penalti pada menit ke-12 hampir saja membuka skor, tapi Mike Maignan dengan sigap menepisnya. Milan, yang lebih banyak menunggu di awal laga, perlahan mulai mengambil kendali. Mereka bahkan sempat meminta penalti pada menit ke-24 ketika Rafael Leao terjatuh di kotak terlarang akibat duel dengan Benjamin Pavard. Namun, wasit mengabaikannya karena Pavard lebih dulu mengenai bola.

Inter terus menekan dan kembali merayakan gol pada menit ke-33. Kali ini, umpan tarik Barella sukses dimanfaatkan Lautaro Martinez. Namun, lagi-lagi VAR membatalkan perayaan mereka. Barella ternyata sudah offside sebelum memberikan umpan.

Milan Menyalakan Harapan

Di tengah dominasi Inter, Milan justru lebih efektif dalam menyelesaikan peluang. Pada menit ke-38, Tijjani Reijnders hampir saja mencetak gol setelah melakukan solo run dari sisi kanan. Tapi, Yann Sommer masih mampu menepis tembakannya.

Kesabaran Milan akhirnya membuahkan hasil satu menit sebelum turun minum. Berawal dari serangan balik cepat, Rafael Leao melepaskan tembakan yang ditepis Sommer. Bola muntah jatuh di kaki Reijnders, yang tanpa ampun menyarangkan bola ke gawang Inter. San Siro bergemuruh! Milan unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.

Inter Diuji, Inter Berjuang

Memasuki babak kedua, Inter berusaha membalas. Baru tiga menit berjalan, Marcus Thuram dan Lautaro kembali mengancam, namun tembakan Lautaro mengarah tepat ke Maignan.

Petaka bagi Inter belum berakhir. Pada menit ke-65, mereka untuk ketiga kalinya harus menerima keputusan pahit dari VAR. Gol Lautaro yang menyambar umpan tarik Denzel Dumfries dianulir karena Dumfries terlebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap Theo Hernandez dalam proses build-up serangan.

Nerazzurri tak menyerah. Pada menit ke-67, Yann Bisseck nyaris menyamakan skor lewat sundulan, tetapi bola membentur tiang gawang. Kejadian serupa kembali terjadi di menit ke-82 ketika Marcus Thuram gagal mencetak gol karena bola hasil pahanya hanya membentur tiang.

Milan, yang lebih banyak bertahan di babak kedua, hampir saja menggandakan keunggulan pada menit ke-88. Pemain muda Francesco Camarda merebut bola dari Piotr Zielinski dan melakukan solo run, tetapi tembakannya masih melayang di atas mistar.

De Vrij Selamatkan Inter di Menit 93

Ketika Milan sudah di ambang kemenangan, Inter akhirnya menemukan jalan keluar di detik-detik terakhir. Pada menit ke-93, sebuah umpan silang diarahkan ke tiang jauh. Nicola Zalewski dengan cerdik mengoper bola menggunakan dadanya ke Stefan de Vrij, yang langsung menyambar bola ke gawang Maignan.

Para pemain Inter bersorak liar, sementara Milan hanya bisa tertunduk kecewa. Skor 1-1 menjadi hasil akhir laga, membuat Inter tetap menjaga asa di perburuan gelar Serie A. Tambahan satu poin membuat mereka kini mengoleksi 51 poin, hanya terpaut dua angka dari Napoli di puncak klasemen. Sementara Milan masih tertahan di posisi kedelapan dengan 35 poin.

Laga ini membuktikan bahwa Derby della Madonnina selalu menghadirkan ketegangan hingga detik terakhir. Meski hanya berakhir imbang, pertarungan antara Milan dan Inter kali ini akan terkenang sebagai salah satu derby paling dramatis dalam sejarah.

Susunan Pemain

AC Milan: Maignan; Walker, Tomori, Pavlovic, Theo Hernandez; Musah (Teracciano 78′), Bennacer (Jimenez 46′), Reijnders; Pulisic (Chukwueze 86′), Abraham (Camarda 78′), Leao (Gabbia 85′).

Inter Milan: Sommer; Pavard (Bisseck 63′), De Vrij, Bastoni (Augusto 63′); Dumfries, Barella, Calhanoglu (Zielinski 63′), Mkhitaryan (Frattesi 76′), Dimarco (Zalewski 76′); Thuram, Lautaro Martinez.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *