Ciamis, kondusif.inewsciamis.com/ – Telah terjadi pembobolan Minimarket di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jabar pada Rabu (22/1/2025). Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Ciamis Polda Jawa Barat bergegas menyelidiki kasus yang menggemparkan warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Kasus bermula saat seorang pegawai minimarket menemukan area kasir dalam keadaan berantakan.
“Pegawai menemukan showcase rokok kosong, tangga besi di area kasir, dan gudang dalam kondisi berantakan. Bahkan, tembok bagian belakang minimarket dijebol, serta brankas bergeser dan dijebol pelaku,” jelas AKP Joko Prihatin, Kasat Reskrim Polres Ciamis.
Sebab itu, Sat Reskrim bergegas ke TKP melakukan pengamanan area, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi. Hal senada, Tim Inafis Polres Ciamis juga bergerak menyelidiki modus pembobolan minimarket dan mencari jejak pelaku.
“Dugaan kami, pelaku pembobolan minimarket masuk dengan menjebol tembok belakang minimarket menggunakan alat. Saat ini identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan,” tambah AKP Joko.
Dari hasil investigasi awal, pelaku membawa kabur sejumlah barang dagangan, termasuk rokok berbagai merek, parfum, sarden, margarin, serta uang tunai sebesar Rp10 juta yang disimpan di brankas. Total kerugian ditaksir mencapai Rp60 juta.
Lebih lanjut, Kasat Reskrim Polres Ciamis mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.
“Kami mengingatkan agar tidak menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di lokasi tanpa pengamanan yang memadai. Pasang kamera pengawas (CCTV) untuk mencegah aksi kejahatan,” tuturnya.
AKP Joko juga menegaskan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan pihak kepolisian untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Lapor segera jika menemukan hal mencurigakan,” tutupnya.
Kasus ini menambah daftar peringatan pentingnya pengamanan properti, khususnya di kawasan yang rawan tindak kriminalitas, agar kejadian serupa tidak terulang.***


















