CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/,- Aula BKPSDM Kabupaten Ciamis menjadi saksi bisu pengukuhan nahkoda baru bagi para aktivis mahasiswa. Pada Kamis siang, 7 Mei 2026, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Ciamis masa khidmat 2026–2027 resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang khidmat dan terjaga ketat.
Tak hanya urusan internal organisasi, momentum ini juga menandai lahirnya Lembaga Pelatihan Kerja Speaking Center Ciamis.
Sebuah langkah strategis yang dirancang untuk mengasah kemampuan public speaking dan diplomasi para pemuda di Tatar Galuh.
Hadir di tengah barisan undangan, Wakapolres Ciamis Kompol Sujana mewakili Kapolres AKBP H. Hidayatullah, bersanding dengan Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya serta jajaran Sekda dan kepala OPD.
Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tetap menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat dalam menjaga stabilitas daerah.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam orasinya menitipkan pesan agar kader PMII tidak hanya tajam dalam kritik, tetapi juga matang secara akhlak dan intelektual.
Ia menyambut hangat kehadiran Speaking Center sebagai jawaban atas tantangan zaman yang menuntut kemampuan komunikasi tingkat tinggi.
“Ini langkah nyata untuk mencetak generasi muda yang lebih siap tempur di dunia profesional. Semangat intelektualitas dan independensi harus tetap dijaga,” ujar Herdiat di depan ratusan kader yang hadir.
Di sisi lain, pengamanan ketat dari Polres Ciamis memastikan acara yang berlangsung sejak pukul 13.30 WIB itu berjalan tanpa riak.
Wakapolres Ciamis Kompol Sujana juga menegaskan bahwa Polri mendukung penuh setiap wadah pengembangan SDM yang diinisiasi oleh pemuda.
”Kami hadir untuk memastikan agenda strategis kepemudaan ini berjalan aman. Polri berkomitmen mendukung kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan pendidikan masyarakat,” ungkap Sujana.
Meski dihadiri massa mahasiswa dalam jumlah besar, suasana tetap terkendali hingga acara bubar pada pukul 14.45 WIB.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi juga mendapat respons positif dari peserta, yang merasa nyaman menjalankan prosesi pelantikan hingga tuntas.


















