banner 728x250

Bukan di JIS, Laga Klasik Persija Jakarta Kontra Persib Bandung Digelar di Samarinda

Foto: instagram/@persib
Foto: instagram/@persib
banner 120x600
banner 468x60

Bandung,kondusif.inewsciamis.com/,- Laga klasik antara Persija Jakarta melawan PERSIB Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 resmi mengalami perubahan venue. Pertandingan yang semula dijadwalkan digelar di Jakarta International Stadium (JIS), kini resmi digeser ke Stadion Segiri, Samarinda.

​Keputusan tersebut tertuang dalam Circular #55 mengenai Penyesuaian Venue Kompetisi BRI Super League 2025/26 yang dirilis oleh I.League, Rabu (6/5/2026).

banner 325x300

Duel panas ini akan tetap berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, dengan waktu kick-off pukul 15.30 WIB.

​Menanggapi perubahan mendadak ini, manajemen PERSIB menyatakan sikap patuh.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa pihaknya menghormati penuh keputusan operator kompetisi demi kelancaran liga.

​”PERSIB menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh I.League. Kami memahami keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan berbagai pihak demi kepentingan kompetisi secara menyeluruh,” ungkap Adhitia.

​Tepis Isu Intervensi

​Di tengah perpindahan lokasi pertandingan yang cukup jauh ini, Adhitia juga menepis kabar miring mengenai keterlibatan klub dalam penentuan venue.

Ia menegaskan bahwa Maung Bandung bertindak profesional dan tidak melakukan intervensi apa pun.

​”Kami tidak pernah mengintervensi proses maupun keputusan yang menjadi otoritas operator liga. Sebagai klub profesional, kami senantiasa menghormati kewenangan mereka,” tegasnya.

​Adhitia menambahkan, bagi PERSIB, lokasi pertandingan bukanlah sebuah kendala.

Skuad Pangeran Biru mengaku siap tempur di mana pun medan laganya.

​”Kami selalu siap bertanding di stadion mana pun. Fokus utama kami saat ini adalah menjaga kesiapan tim agar dapat tampil maksimal dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tambah Adhitia.

​Pesan untuk Bobotoh

​Menjelang laga sarat gengsi ini, manajemen juga memberikan pesan khusus bagi para pendukung setia mereka.

Adhitia mengajak Bobotoh untuk tetap memberikan dukungan yang positif dan dewasa, meski laga harus digelar jauh dari tanah Sunda.

​”Kami percaya Bobotoh mampu menunjukkan dukungan yang positif dan penuh cinta. Energi dari Bobotoh sangat penting bagi tim di setiap pertandingan,” ujarnya.

​Ia pun berharap laga kontra Persija Jakarta nanti berjalan mulus tanpa kendala keamanan.

Baginya, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan selama 90 menit.

​”Rivalitas adalah dinamika kompetisi. Namun yang paling penting, semua pihak harus menjaga semangat sportivitas dan saling menghormati. Mari kita jadikan sepak bola sebagai ruang pemersatu,” pungkas Adhitia.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *