banner 728x250

Polres Garut Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Jagung 1 Hektare di Sukawening

banner 120x600
banner 468x60

Garut,kondusif.inewsciamis.com/,- Polres Garut melalui Polsek Sukawening tak membiarkan lahan kosong terbengkalai begitu saja. Alih-alih dibiarkan gersang, mereka justru menyulap lahan tidak produktif alias lahan gamblung menjadi kebun jagung seluas satu hektare demi memperkuat ketahanan pangan.

​Aksi “hijau” ini dilakukan di Blok Panandaan, Desa Sukalarang, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.

banner 325x300

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian juga punya andil besar dalam memastikan perut rakyat tetap aman.

​Kapolsek Sukawening, AKP Budiman, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan tidur ini bukan sekadar aktivitas menanam biasa.

Menurutnya, ini adalah pesan kepada warga agar lebih jeli memanfaatkan potensi alam di sekitar mereka.

​”Pemanfaatan lahan ini merupakan bentuk nyata kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami ingin memberikan contoh kepada masyarakat bahwa lahan yang tidak produktif pun bisa dioptimalkan,” ungkap Budiman saat ditemui awak media, Rabu (6/5/2026).

​Dalam proses pengolahannya, personel Polsek Sukawening tidak bekerja sendiri. Mereka bahu-membahu bersama masyarakat setempat untuk menanam bibit jagung.

Sinergi ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi antara aparat dan warga di tengah hamparan kebun.

​Budiman menambahkan, kebun jagung seluas 1 hektare ini diharapkan mampu menyokong ketersediaan pangan di wilayah tersebut.

Selain itu, jika panen berhasil, hasilnya tentu akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

​Upaya ini mempertegas komitmen Polres Garut yang terus berinovasi melalui program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Melalui kebun jagung ini, Polri membuktikan bahwa peran mereka tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan di pelosok desa.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *