banner 728x250

Soroti Final Pass Persib, Kemenangan atas PSIM Masih Sisakan Catatan Merah

Sumber foto: instagram/@persib
Sumber foto: instagram/@persib
banner 120x600
banner 468x60

Bandung,kondusif.inewsciamis.com/,- Persib Bandung memang berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion GBLA. Namun, di balik kemenangan tipis 1-0 tersebut, ada satu persoalan klasik yang kembali muncul: buruknya kualitas final pass.

​Sejak peluit babak pertama dimulai, Maung Bandung sebenarnya mendominasi jalannya laga.

banner 325x300

Gol cepat Matricardi di menit ke-2 melalui skema bola mati seolah memberi sinyal bahwa Persib akan berpesta gol. Namun, realitanya justru berbanding terbalik.

​Kebingungan di Kotak Penalti

​Statistik menunjukkan Persib berkali-kali berhasil menusuk jantung pertahanan Laskar Mataram.

Sayangnya, setiap kali bola memasuki area sepertiga akhir, kreativitas lini serang Persib seolah menguap.

Beckham Putra dan kolega tampak kebingungan dalam mengambil keputusan; kapan harus melepas umpan silang, kapan harus melakukan shooting, atau kapan harus melakukan kerja sama satu-dua.

​Penyelesaian akhir Ramon Tanque pun menjadi sorotan.

Striker asal Brasil ini beberapa kali mendapatkan posisi menguntungkan, namun kurangnya suplai bola yang “matang” membuatnya terisolasi di depan.

​Catatan Merah Jelang Lawan Persija

​Masalah final pass ini terpantau sangat mencolok di babak kedua.

Meski terus menekan, aliran bola Persib sering kali patah tepat sebelum menciptakan peluang emas.

Berguinho bahkan harus bekerja ekstra keras melewati lawan sendirian karena minimnya dukungan operan yang mematikan dari lini kedua.

​”Final pass masih jadi PR (pekerjaan rumah) untuk skuad Bojan Hodak,” demikian fakta yang terlihat di lapangan sore ini.

Jika tidak segera dibenahi, kebuntuan ini bisa menjadi senjata makan tuan bagi Persib.

​Apalagi, pekan depan Persib akan melakoni laga krusial melawan Persija Jakarta.

Melawan tim dengan pertahanan rapat seperti Macan Kemayoran, Persib tentu tidak bisa hanya mengandalkan keberuntungan dari bola mati atau dominasi tanpa gol.

Bojan Hodak punya waktu untuk mengasah kembali ketajaman dan akurasi operan terakhir anak asuhnya jika ingin tetap tenang di puncak klasemen.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *