Garut,kondusif.inewsciamis.com/,- Tim Sancang Satreskrim Polres Garut berhasil menggulung komplotan perampok spesialis pencurian dengan kekerasan (curas) yang meresahkan warga. Para pelaku tak segan menyekap korbannya dengan golok sebelum menggondol ratusan tabung gas melon dan sebuah mobil pikap.
Aksi bak film laga ini terjadi di area PT Mustika Sagara Utama, Desa Jatisari, Kecamatan Karangpawitan, Garut, pada Senin dini hari (27/4/2026).
Pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang menyusup masuk dengan memanjat pagar gerbang saat situasi sedang sepi.
”Pelaku masuk sekitar pukul 01.00 WIB. Mereka langsung menyekap korban di bawah ancaman senjata tajam jenis golok dan mengikatnya agar tidak bisa melawan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, kepada awak media, Jumat (1/5/2026).
Lari ke Luar Kota, Tertangkap Berkat CCTV
Setelah melumpuhkan korban, para perampok ini menguras isi gudang.
Mereka menggasak satu unit Mitsubishi L300 dan ratusan tabung gas LPG 3 kg.
Akibat kejadian ini, perusahaan menelan kerugian hingga Rp 100 juta.
Namun, pelarian para pelaku berakhir di tangan Tim Sancang.
Bermodalkan rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi, polisi mencium keberadaan pelaku di dua lokasi berbeda pada Rabu malam (29/4).
”Kami bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua terduga pelaku berinisial FM (27) dan AS (36). Keduanya merupakan warga Majalengka,” tegas Joko.
Barang Bukti dan Pengejaran Pelaku Lain
Polisi meringkus FM di sebuah rumah kontrakan di Banyuresmi, sementara AS diciduk saat melintas di Jalan Raya Samarang, Tarogong Kidul.
Dari tangan keduanya, Tim Sancang menyita barang bukti berupa:
- 1 unit mobil Mitsubishi L300 (milik korban)
- 1 unit motor Yamaha Mio M3
- 80 tabung gas LPG 3 kg hasil curian
- Alat-alat yang digunakan untuk melakukan kejahatan.
Meski dua orang sudah berbaju oranye, polisi juga tidak berhenti sampai di sini.
AKP Joko menegaskan pihaknya masih memburu anggota komplotan lainnya yang diduga terlibat dalam jaringan ini.
”Saat ini kedua pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Garut. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain serta mencari sisa barang bukti yang belum ditemukan,” pungkasnya.


















