Tasikmalaya,kondusif.inewsciamis.com/,- Geliat seni dan sastra pelajar di Kabupaten Tasikmalaya resmi dimulai. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi, resmi membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMP tingkat kabupaten tahun 2026, Kamis (23/4/2026).
SMPN 1 Cikatomas menjadi saksi bisu kemeriahan ajang bergengsi ini. Riuh rendah semangat ratusan siswa sudah terasa sejak pagi di lokasi pusat perlombaan.
Tuan Rumah Siap All-Out
Kepala SMPN 1 Cikatomas, Elita, S.Pd., tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
Ia mengaku bersyukur lantaran sekolahnya kembali mendapat mandat sebagai tuan rumah level kabupaten, menyusul kesuksesan gelaran MKKS Cup sebelumnya.
”Kami mempersiapkan segalanya dengan suka cita dan tulus ikhlas. Harapan kami, para tamu merasa nyaman dan tidak kapok berkunjung ke sekolah kami meskipun masih ada kekurangan,” ungkap Elita di lokasi acara.
Ia pun menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan.
“Insya Allah, jika kembali dipercaya menjadi tuan rumah di masa depan, kami pasti akan memberikan yang jauh lebih baik lagi,” tambahnya.
Partisipasi Membludak
Di sisi lain, antusiasme sekolah tahun ini juga tergolong luar biasa.
Ketua Panitia Pelaksana, Miftah Saeful Anwar, membeberkan bahwa persiapan maraton telah dilakukan untuk menyambut delegasi dari 140 sekolah.
Tak tanggung-tanggung, sekitar 850 siswa siap bertarung memperebutkan gelar juara dalam 11 cabang mata lomba.
”Tahun ini ada tren positif, jumlah sekolah yang berpartisipasi meningkat, baik negeri maupun swasta. Saya berpesan kepada para kepala sekolah agar jangan hanya fokus pada hasil akhir. Hal terpenting adalah memberikan panggung bagi anak didik untuk berkompetisi di tingkat kabupaten,” tegas Miftah.
Ia juga berharap, ajang ini menjadi batu loncatan bagi para siswa untuk menembus kancah provinsi hingga level nasional.
Dukungan Penuh Disdikbud

Menutup rangkaian pembukaan, Kepala Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi, memberikan apresiasi setinggi langit terhadap penyelenggaraan FLS3N kali ini.
Ia juga memastikan pemerintah daerah bakal terus mengawal kegiatan yang fokus pada pengembangan karakter dan potensi siswa.
”Kita harus memupuk potensi anak-anak sejak di bangku sekolah. Bakat mereka ini aset besar yang harus didorong oleh dinas pendidikan dan seluruh lapisan masyarakat,” tutur Wandi.
Lebih lanjut, Wandi berharap lewat ajang seperti ini, identitas budaya dan geliat kesenian di Kabupaten Tasikmalaya tetap lestari dan semakin berkembang pesat.


















