Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Kunjungan Kapolda ke Ponpes Darussalam, Ada pemandangan menarik saat Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Ciamis.
Pimpinan pesantren, KH Dr Fadlil Yani Ainusyamsi atau Ang Icep, menyebut kunjungan sang jenderal sebagai rezeki yang tak disangka-sangka atau athiyah.
Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026) ini terasa begitu hangat. Ang Icep mengungkapkan bahwa hubungan antara Darussalam dengan kepolisian bukan sekadar urusan formalitas, melainkan sejarah panjang yang sudah terajut sejak tiga generasi.
”Hubungan silaturahmi ini sudah dibangun sejak tahun 1960. Saat itu saya masih menjadi Rohis Komres (sekarang Polres) Ciamis. Sekarang, silaturahmi ini dilanjutkan oleh kami sebagai generasi ketiga,” kenang Ang Icep di hadapan para santri.
Bagi Ang Icep, kehadiran Irjen Rudi Setiawan merupakan bukti nyata perhatian Polri terhadap lembaga pendidikan Islam.
Kunjungan Kapolda ke Ponpes Darussalam ‘Jumat Berkah’
Ia bahkan berkali-kali menyebut kata Jumat Berkah untuk menggambarkan suasana kunjungan yang penuh kejutan tersebut.
”Beliau memberikan motivasi luar biasa. Ini adalah athiyah atau tasyakkuratul qalb bil athiyah dalam bahasa pesantrennya. Kita bersyukur atas perhatian beliau kepada Pondok Pesantren Darussalam,” tuturnya.
Meski agenda kunjungan sempat mengalami perubahan jadwal hingga beberapa kali, Ang Icep mengaku tetap menyambut terbuka kapan pun Kapolda Jabar bisa hadir.
Ia menilai sosok Irjen Rudi sebagai figur pemimpin yang supel dan dekat dengan masyarakat bawah.
”Bagi saya, beliau mau datang kapan pun, jam berapa pun, kami siap. Beliau orangnya sangat supel dan atensi terhadap kegiatan pembelajaran di pesantren,” puji Ang Icep.
Komitmen Pesan Kamtibmas Kapolda Jabar
Dalam momen silaturahmi tersebut, Ang Icep juga memastikan bahwa Ponpes Darussalam berkomitmen penuh mendukung pesan-pesan Kamtibmas yang dibawa Kapolda.
Ia menekankan pentingnya keselarasan antara pendidikan agama dan nilai-nilai kebangsaan untuk mencegah permusuhan di lingkungan santri.
”Insyaallah, kami terus berikhtiar agar tidak ada persaingan atau permusuhan yang bisa mengakibatkan kekerasan. Pesantren Darussalam berupaya keras menjalankan apa yang dipesankan Bapak Kapolda,” tegasnya.
Suasana semakin cair saat rombongan Kapolda dan pihak pesantren melakukan ramah tamah.
Kunjungan ini seolah menegaskan kembali bahwa sinergi antara ‘Ulama dan Umaro’ (pemimpin pemerintah) di Jawa Barat, khususnya di Ciamis, tetap kokoh demi menjaga kondusivitas wilayah.


















