CIAMIS, kondusif.inewsciamis.com/ — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam seremoni yang berlangsung khidmat di Aula Kodim 0613/Ciamis, Jumat (10/04/2026) pagi.
Kegiatan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian pelaksanaan TMMD yang dipusatkan di Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi.
Penyerahan hasil kegiatan dilakukan oleh Dandim 0613/Ciamis, Antonius Ari Widiono, kepada Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, sebagai bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Bupati Ciamis menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat fondasi sosial masyarakat.
“TMMD bukan sekadar membangun jalan, tetapi membangun kebersamaan dan masa depan desa. Inilah kekuatan utama dalam mendorong pembangunan yang merata hingga ke pelosok,” tegas Herdiat Sunarya.
Selama pelaksanaan TMMD ke-126, berbagai capaian pembangunan fisik berhasil direalisasikan secara menyeluruh, di antaranya pembangunan jalan rabat beton di sejumlah dusun seperti Cikadongdong, Karangtengah, Karanganyar, dan Sukaharja dengan total panjang ratusan meter, pembangunan satu unit MCK, pembuatan sumur bor untuk kebutuhan air bersih, serta pembangunan lima unit rumah tidak layak huni (rutilahu).
Selain itu, program ini juga menghadirkan kegiatan tambahan berupa pembuatan septic tank komunal, pembangunan lapangan sepak bola, penanaman sekitar 1.000 batang pohon, pemberian 100 paket bantuan penanganan stunting, hingga penanaman padi seluas kurang lebih satu hektare.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD juga menyentuh aspek non-fisik melalui penyuluhan kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan nilai-nilai gotong royong sebagai modal sosial pembangunan.
Bupati Ciamis turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Sukamulya, yang telah bekerja keras dan berpartisipasi aktif. Hasil pembangunan ini harus dijaga dan dimanfaatkan bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan hasil pembangunan yang telah dicapai agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Saya berharap seluruh hasil TMMD ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan akses ekonomi masyarakat, serta memperkuat konektivitas antar wilayah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat dalam program TMMD menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong di Tatar Galuh.
“Kalaulah kita nilai, dari keterlibatan masyarakat selama TMMD ke-126 Tahun 2025 kemarin bisa mencapai angka Rp200 juta. Ini menjadi bukti budaya gotong royong antara masyarakat, pemerintah dan TNI yang masih kuat,” ungkapnya.
“Gotong royong harus terus kita jaga sebagai budaya, karena dari situlah kekuatan pembangunan lahir,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ciamis, jajaran TNI dan Polri, perangkat daerah terkait, unsur kecamatan dan desa, serta tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan berita acara sebagai bentuk legalitas penyerahan hasil kegiatan, serta penyerahan kunci secara simbolis kepada penerima manfaat sebagai wujud nyata keberhasilan program pembangunan desa melalui TMMD.***
Penulis: Hasna Ismie Lutfiyah


















