banner 728x250
News  

Curhat Bupati Ciamis: Sedih Belum Bisa Sejahterakan Guru Gara-gara APBD ‘Anjlok’

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Halalbihalal PGRI Ciamis, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya blak-blakan mengenai kondisi keuangan daerah yang sedang tidak baik-baik saja.

Di hadapan ribuan guru, Herdiat menyampaikan permohonan maaf karena belum mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik secara signifikan akibat merosotnya APBD.

banner 325x300

​”Niat untuk menyejahterakan Bapak dan Ibu anggota PGRI itu sangat besar, kami sangat berkeinginan. Tapi kemampuan keuangan kami selama hampir enam tahun ini belum mampu memberikan perubahan yang signifikan,” ungkap Herdiat saat menghadiri Halalbihalal PGRI Ciamis, di Aula STIKES Muhammadiyah Ciamis, Selasa (7/4/2026).

​Pendapatan Terjun Bebas

​Herdiat memaparkan data yang cukup memprihatinkan. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis mengalami penurunan tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Hal inilah yang membuat ruang gerak pemerintah untuk memberikan insentif tambahan menjadi sangat terbatas.

​”Lima atau enam tahun lalu APBD kita masih di atas Rp 3,1 triliun. Sekarang terjun bebas, tahun 2026 ini hanya berkisar Rp 2,3 triliun. Kita kekurangan hampir Rp 800 miliar,” jelasnya.

​Kondisi ini diperparah dengan struktur APBD yang defisit, di mana angka belanja jauh lebih besar ketimbang pendapatan yang masuk ke kas daerah.

​Halalbihalal PGRI Ciamis Tetap Berjuang di Tengah Keterbatasan

​Meski kondisi keuangan “cekak”, Herdiat meminta para guru tidak luntur semangatnya dalam membina generasi muda.

Ia mengapresiasi dedikasi para pendidik yang tetap totalitas mengabdi meski fasilitas dan tunjangan belum ideal.

​”Saya berharap di tengah keterbatasan ini, soliditas dan kebersamaan adalah yang paling utama. Berjuang terus, tidak boleh lelah. Saya sangat bahagia melihat guru dari tingkat TK sampai SLTA bisa tetap kompak bersama-sama,” tuturnya.

​Optimisme di Masa Sulit

​Bupati yang dikenal dekat dengan kalangan pendidik ini berjanji tidak akan menyerah mencari jalan keluar.

Walaupun saat ini fokus anggaran harus terbagi untuk memperbaiki infrastruktur sekolah yang rusak melalui skema pinjaman, ia tetap menaruh perhatian pada nasib para guru.

​”Bagi kita mungkin ini di luar nalar, tapi bagi Allah tidak ada yang sulit. Kita berdoa dan memohon agar Ciamis lebih baik. Insyaallah, bersama Bapak dan Ibu semua, kita akan mampu melewati masa-masa sulit ini,” tutup Herdiat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *