banner 728x250

Sinergi di Balik Meja Syawalan: Cara Polres Ciamis Merangkul Muhammadiyah

banner 120x600
banner 468x60

CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/,- Syawalan Polres Ciamis, Matahari tepat berada di puncaknya saat riuh rendah obrolan hangat mulai memenuhi Auditorium KH. Ahmad Dahlan, Sabtu siang, (4/4/2026).

Sementara itu, di tengah kepulan aroma hidangan khas Lebaran, jajaran Kepolisian Resor Ciamis tampak melebur bersama ratusan warga dalam agenda Syawalan Keluarga Besar Muhammadiyah Kabupaten Ciamis.

banner 325x300

Tentu saja, kehadiran korps bhayangkara ini bukan sekadar urusan seremonial belaka.

Melainkan menjadi sinyal kuat untuk memperkokoh fondasi sosial pasca-Idulfitri.

​Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Kompol Sujana hadir mewakili Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah.

Ia duduk berdampingan dengan Ketua DPRD Kabupaten Ciamis serta Asisten Daerah I Pemkab Ciamis.

Kehadiran para petinggi daerah ini lantas menegaskan bahwa urusan menjaga kondusivitas wilayah tidak boleh hanya bersandar pada tongkat komando kepolisian, melainkan harus melalui jalinan silaturahmi yang lebih cair dan inklusif.

​Mencairkan Sekat Melalui Dialog

​Sejak awal dimulai pada pukul 12.30 WIB, acara mengalir dengan nuansa kekeluargaan yang begitu kental.

Menariknya, polisi tak lagi tampil sebagai penjaga gerbang yang kaku; sebaliknya, mereka memosisikan diri sebagai bagian dari elemen masyarakat yang aktif berdialog.

Oleh karena itu, strategi pendekatan humanis ini sengaja dikedepankan guna menyerap aspirasi sekaligus meredam potensi gesekan sosial di tingkat akar rumput.

​”Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan penuh terhadap kegiatan positif masyarakat,” ujar Kompol Sujana di sela-sela acara.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah adalah kunci utama dalam menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

​Mempererat Simpul Toleransi

​Di sisi lain, momentum ini juga menjadi wadah krusial untuk mempertemukan pemerintah.

Kemudian, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan dalam satu meja.

Apalagi di tengah dinamika sosial yang kian kompleks, komunikasi yang intensif dianggap sebagai obat penawar paling mujarab untuk mencegah bibit konflik.

​Maka dari itu, melalui kegiatan ini, Polres Ciamis berusaha membuktikan bahwa menjaga keamanan tak selamanya harus dilakukan dengan patroli berserine.

Sebab pada akhirnya, keamanan seringkali dimulai dari secangkir teh dan jabat tangan erat di sebuah ruang pertemuan.

Alhasil, sinergi yang terajut di Auditorium KH. Ahmad Dahlan ini diharapkan mampu mempertebal semangat persatuan.

Sekaligus memastikan Kabupaten Ciamis tetap menjadi rumah yang aman bagi seluruh warganya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *