Tasikmalaya,kondusif.inewsciamis.com/— SMPN 1 Manonjaya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Edi Riswandi Hidayatullah, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan kreativitas dan pentas seni di SMP Negeri 1 Manonjaya.
Acara yang berlangsung Selasa–Rabu (14/10/2025) itu mengusung tema “Menggali Potensi dan Bakat Minat Peserta Didik untuk Mewujudkan Anak Berkreasi, Berinovasi, dan Berkarakter.”
Kegiatan dibuka langsung oleh Sekdis Pendidikan Tasikmalaya dan dihadiri berbagai pihak, mulai dari pengawas, camat, guru, komite sekolah, hingga tamu undangan lainnya.
Kehadiran mereka menambah semangat para siswa yang tampil penuh percaya diri, menampilkan karya seni terbaik di hadapan guru dan orang tua.
Pendidikan Tak Sekadar Transfer Ilmu
Dalam sambutannya, Edi Riswandi menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga proses membangun karakter, etika, dan kepribadian.
“Sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu, tapi juga wahana pembentukan karakter,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menilai kegiatan seni seperti ini mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan kepedulian sosial siswa terhadap lingkungan sekitar.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Edi berharap, kegiatan pentas seni seperti ini dapat menjadi agenda rutin di seluruh sekolah di Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan yang Seimbang antara Intelektual dan Emosional
Sementara itu, Plt Kepala SMPN 1 Manonjaya, Supratman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas antusiasme luar biasa para siswa.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi wadah penting untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan emosional peserta didik.
“Anak-anak perlu ruang untuk menyalurkan kreativitas. Melalui seni, mereka belajar berpikir seimbang antara otak kiri dan kanan,” ucapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang seleksi bagi siswa berbakat yang akan mewakili sekolah ke tingkat kabupaten dan provinsi.
Prestasi siswa SMPN 1 Manonjaya terus meningkat. Tahun ini mereka berhasil meraih juara lomba FPBI dan juara 1 kategori favorit LKBP tingkat Jawa Barat.
“Semua ini hasil kerja keras guru, dukungan orang tua, dan semangat luar biasa anak-anak kami,” tutur Supratman penuh syukur,” ucapnya.
Implementasi Nyata Merdeka Belajar
Pengawas Pembina Wilayah Manonjaya, Azab, S.Pd., juga memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan tersebut.
Menurutnya, pentas seni dan kreativitas siswa merupakan bentuk nyata penerapan konsep Merdeka Belajar yang memberi ruang bagi peserta didik untuk berekspresi.
“Kegiatan ini bukan hanya menyalurkan bakat, tetapi juga membentuk karakter siswa agar siap menghadapi kehidupan bermasyarakat,” ungkap Azab.
Ia menambahkan, kegiatan berbasis budaya lokal seperti ini mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap adat dan nilai-nilai Sunda yang luhur.
28 Jenis Lomba dan Tema Unik Karya Siswa
Ketua Pelaksana kegiatan, Jono Sujono, S.Pd., menjelaskan bahwa acara berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan 28 jenis lomba dan pameran karya seni siswa kelas IX.
Beragam tema menarik diangkat, mulai dari budaya lokal, Toy Story, laut dan lingkungan, hingga Dapur Sunda. Semua menggambarkan kreativitas dan imajinasi siswa.
“Kami berterima kasih kepada guru, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung hingga kegiatan ini sukses,” ujarnya.
Jono berharap kegiatan tahun depan bisa lebih meriah dan memberi manfaat lebih luas bagi siswa dan masyarakat sekitar.


















