banner 728x250

Personel Polri dan TNI Bahu Membahu Padamkan Api di Kompleks Kodam Lama Jayapura

banner 120x600
banner 468x60

Papua, kondusif.inewsciamis.com/ — Peristiwa kebakaran melanda Kompleks Kodam Lama, Jayapura, Papua, pada Senin (6/10/2025) pagi. Api muncul tiba-tiba di kawasan perumahan atau barak dapur prajurit sekitar pukul 09.10 WIT, kemudian cepat merambat ke permukiman warga di Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan.

Dalam hitungan menit, kepulan asap tebal membumbung tinggi dan terlihat dari berbagai sudut kota, memicu kepanikan warga sekitar. Menurut laporan awal, sedikitnya belasan hingga lebih dari dua puluh unit rumah terdampak akibat kobaran api yang menjalar di tengah kondisi angin kencang dan padatnya bangunan di kawasan tersebut.

banner 325x300

Polri menunjukkan kecepatan respon dalam menangani peristiwa tersebut. Direktorat Samapta Polda Papua segera mengerahkan satu unit Armoured Water Cannon (AWC) beserta personel Patroli Presisi Tombak Kancil 5.0 menuju lokasi kebakaran. Tak lama berselang, satu unit AWC dari Brimob dan satu lagi dari Polresta Jayapura Kota turut diperbantukan, sehingga total tiga unit AWC milik Polri dikerahkan ke lokasi.

Ketiga unit AWC itu melakukan manuver pemadaman dari berbagai sisi secara terkoordinasi bersama prajurit TNI di dalam kompleks. Kolaborasi cepat tersebut menjadi kunci dalam menahan laju api agar tidak menjalar lebih luas ke blok rumah lainnya.

Di sisi lain, petugas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura mengerahkan sedikitnya tiga unit mobil damkar dibantu delapan unit water supply untuk memastikan suplai air tetap stabil selama proses pemadaman berlangsung. Sinergi antara TNI, Polri, dan Damkar berhasil mempercepat proses pendinginan di titik-titik bara yang sulit dijangkau serta mencegah api kembali menyala akibat perubahan arah angin.

Sekitar pukul 10.30 WIT, atau satu jam setelah api pertama kali terlihat, kobaran api berhasil dijinakkan sepenuhnya. Proses pendinginan dilanjutkan guna memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran ulang.

Keberhasilan penanganan ini menjadi bukti nyata soliditas dan sinergi TNI-Polri di lapangan, yang bergerak dalam satu komando terpadu untuk menjaga keselamatan masyarakat. Para petugas bekerja bahu membahu hingga api benar-benar padam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, data sementara mencatat sebanyak 19 hingga 22 unit rumah hangus terbakar, dengan estimasi kerugian materi mencapai miliaran rupiah. Aparat kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi dan berkoordinasi dengan Pomdam XVII/Cenderawasih untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *