Tasikmalaya,kondusif.inewsciamis.com/ – Pemerintah Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menegaskan komitmennya terhadap program ketahanan pangan dengan mengalokasikan 20 persen Dana Desa (DD) tahun 2025 untuk sektor pertanian.
Pengelolaan program ini dipercayakan kepada BUMDes Pajar Amanah, dengan mekanisme pencairan dana melalui dua tahap.
Sekretaris Desa Cilangkap, Edi Kusmiadi, menjelaskan pencairan tahap pertama sebesar 40 persen sudah tuntas.
Sementara itu, tahap kedua yang mencapai 60 persen masih menunggu penyelesaian laporan pertanggungjawaban (SPJ).
“Tahap awal sudah selesai dicairkan, sementara pencairan berikutnya menunggu kelengkapan SPJ sesuai ketentuan,” ujar Edi, Kamis (2/10/2025).
Meski pelaksana teknis berada di tangan BUMDes, pengawasan tetap dilakukan pemerintah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Tahun ini, program pangan diprioritaskan pada dua komoditas utama: pepaya dan jagung.
Dana tahap pertama dialokasikan untuk pengembangan budidaya pepaya.
Sementara dana tahap kedua akan difokuskan pada penanaman jagung sesuai rekomendasi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).
Ketua BUMDes Pajar Amanah, H. Ubud Bunyamin, menegaskan pihaknya siap melaksanakan program sesuai rencana.
“Tahap pertama telah kami jalankan untuk pepaya, insya Allah tahap kedua juga berjalan lancar sesuai arahan, yakni penanaman jagung di wilayah Desa Cilangkap. Harapannya program ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga,” tuturnya.
Dengan fokus pada pepaya dan jagung, Desa Cilangkap berharap program ketahanan pangan ini mampu meningkatkan kemandirian sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat.
Wartawan: Heni Nurhaenikondusif.inewsciamis.com/


















