CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/– Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah menyampaikan apresiasi kepada warga Ciamis bantu polisi menjaga kondusivitas meski aksi solidaritas ojol di Gedung DPRD Ciamis, Sabtu (30/8/2025), sempat berujung ricuh.
Menurutnya, peran warga lokal sangat penting dalam membantu aparat mengendalikan situasi.
“Pertama, kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Ciamis yang bersama Polri mengamankan sebagian orang dari luar daerah yang berbuat anarkis,” ujar Kapolres usai memimpin pengamanan.
Provokator Bukan Warga Asli Ciamis
Kapolres menegaskan, sebagian besar pelaku kerusuhan yang merusak fasilitas negara bukanlah warga asli Ciamis.
Data kepolisian menunjukkan mayoritas berasal dari Pangandaran, Banjar, dan Tasikmalaya.
“Jadi jangan coba-coba bikin kacau Ciamis. Warga Ciamis terbukti tidak mudah terprovokasi, justru membantu aparat menjaga keamanan,” tegasnya.
Provokator Diamankan
Lebih lanjut, polisi mencatat ada 38 orang diduga provokator yang berhasil diamankan di lokasi. Mereka kini menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Ciamis.
Aparat juga sudah mengantongi bukti berupa video dan foto untuk memperkuat proses hukum.
Meski sempat melukai tujuh personel Polres Ciamis, bentrokan akhirnya berhasil diredam setelah polisi menembakkan gas air mata.
Massa kemudian membubarkan diri, sementara situasi kota berangsur kondusif.
Sinergi Warga
Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga keamanan daerah. “Mari kita bersama-sama selamatkan Ciamis dari orang-orang anarkis yang mencoba membuat kerusuhan. Warga dan aparat harus bersatu,” pungkasnya.


















